Cara Komunikasi Ahok Perlu Diperbaiki – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Jabodetabek

Cara Komunikasi Ahok Perlu Diperbaiki

AHOK-MARAH-140313c

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Pengamat Komunikasi Politik Universitas Pelita Harapan (UPH), Emrus Sihombing mengatakan, sejak melanjutkan jabatan Gubernur DKI Jakarta dari Joko Widodo (Jokowi), Basuki Tjahaja Purnama diketahui sering melontarkan pesan komunikasi di ruang publik yang berpotensi besar dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.

“Bahkan tidak jarang perilaku komunikasi Ahok memposisikan dirinya lebih superior dari pihak atau orang lain. Etiket komunikasi di ruang publik seakan diabaikan,” kata Emrus kepada RMOLJakarta, Jumat (12/8).

Emrus mengungkapkan, beberapa waktu lalu Ahok juga pernah mengucapkan kalimat “kalau Tuhan ngaco bakal gue lawan!”. Pernyataan Ahok itu dilontarkan dalam suatu acara talkshow di salah satu stasiun televisi wasta yang ditonton jutaan rakyat Indonesia.

Tindakan komunikasi Ahok seolah menempatkan dirinya selalu benar dan orang lain di posisi salah.

Dikatakan dia, seorang pemimpin yang sejati harus memerankan komunikasi persuasif dan rendah hati agar masyarakat merasa nyaman bersama pemimpin yang bersangkutan.

“Salah satu contoh paling sederhana, ketika ditemukan gumpalan potongan pembungkus kabel di gorong-gorong Jakarta, dengan sangat reaktif Ahok menyebutnya sebagai sabotase. Bukankah ini bertujuan pencitraaan,” kata Emrus.

Padahal, gumpalan potongan pembungkus kabel tersebut akibat perilaku pencuri kabel di gorong-gorong oleh beberapa orang kelas bawah untuk memenuhi sekedar kebutuhan pokok hidup. [ipk]

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top