Sah.. Koalisi Keluarga Usung Sandiaga Uno Dampingi Bu Risma – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Jabodetabek

Sah.. Koalisi Keluarga Usung Sandiaga Uno Dampingi Bu Risma

115056_785692_koalisi_kekeluargaan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Putusan tujuh partai yang tergabung dalam koalisi kekeluargaan telah memutuskan Sandiaga Uno sebagai bakal calon wakil gubernur Jakarta, untuk mendampingi Bu Risma sebagai bakal calon gubernur DKI Jakarta.

Sandiaga Uno yang sebelumnya dijagokan sebagai bakal calon gubernur dari partai Gerindra, telah berubah pilihan setelah melalui kesapakatan bersama tujuh partai lainnya. Ketua DPD DKI Jakarta Partai Gerindra Muhammad Taufik, keputusan itu merupakan hasil kesepakatan partainya bersama PDIP, Partai Demokrat, PAN, PKB, PKS dan PPP. “Wagub (calon) sudah disetujui sama tujuh partai, Sandiaga Uno,” ucap Taufik di kompleks Gedung DPRD DKI, Jumat (12/8).

Ia menambahkan, keputusan Koalisi Kekeluargaan untuk mengusung Sandiaga sebagai bakal cawagub karena demi memberi kesempatan kepada PDIP untuk mengusung bakal calon gubernur. Siapa pun calon gubernur yang akan disodorkan PDIP, kata Taufik, maka Koalisi Kekeluargaan akan menyodorkan Sandiaga sebagai pendampingnya.

“Gubernurnya kita serahkan kepada partai pemenang (PDIP, red). Kita kan tinggal nunggu PDIP. Lebih simpel kan. Itulah bentuk penghargaan kebersamaan kami,” imbuhnya.

Taufik bahkan menyebut koalisi pengusung Ahok yang terdiri dari Golkar, Hanura dan NasDem rawan kandas di tengah jalan. Sebab, ketiga partai yang mengusung calon incumbent itu pasti akan berebut menyodorkan nama untuk posisi calon wakil gubernur bagi Ahok.

Karenanya jika ada satu saja partai pendukung Ahok hengkang, maka bisa-bisa pencalonannya gagal. “Ketiganya pasti mau nyalonin wagub dong. Kalau satu lari selesai nih,” tegasnya.

Taufik justru memastikan Koalisi Kekeluargaan dalam posisi aman. Sebab, andai ada satu partai anggota Koalisi Kekeluargaan hengkang, maka pasangan calon gubernur-danwakil gubernur tetap memenuhi syarat untuk pencalonan.

“Kalau di kita (koalisi kekeluargaan), kalau satu (partai) lari masih cukup. Kan tingkat kerawanannya mesti dilihat gimna. Di sini (koalisi tuga partai) kan yang lebih rawan,” pungkasnya.(uya/JPG/Fajar)

loading...
Click to comment
To Top