Bad Lucky, Pertemuan Praveen/Debby dan Tontowi/Liliyana di Perempat Final – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Sport

Bad Lucky, Pertemuan Praveen/Debby dan Tontowi/Liliyana di Perempat Final

1079dbfc-de60-4626-99ef-cb1e32ac1766
Sumber Foto : badmintonindonesia.org

JAKARTA ()-Undian Ganda Campuran babak perempat final Olimpiade Rio de Janeiro 2016 yang mempertemukan pasangan Indonesia, Praveen Jordan/Debby Susanto akan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, Senin (15/8/2016) 05.30 WIB, jelas tidak menguntungkan. Dengan hasil undian tersebut, Indonesia hanya bisa memastikan satu wakilnya di semifinal. “Bad lucky, pertemuan Praveen/Debby dengan Tontowi/Liliyana yang menduduki peringkat ketiga dunia. Jadi, kita hanya memastikan satu wakil saja di semifinal. Kalau mereka tidak bertemu di perempat final, kita kan masih berpeluang menempatkan dua wakil di semifinal,” kata mantan pebulutangkis Indonesia, Ivana Lie di Jakarta, Minggu (14/8/2016).

Baik Tontowi/Liliyana atau Praveen/Debby yang menjadi pemenang dalam pertandingan tersebut, kata Ivana Lie, tidak ada masalah. “Siapa pun pemenangnya dari hasil pertandingan itu tidak ada masalah karena kualitasnya sama. Yang penting, Indonesia telah membuka peluang untuk meraih medali emas,” kata Ivana Lie.

Di semifinal nanti, pasangan ganda campuran Indonesia akan menghadapi menghadapi pemenang pertandingan pasangan Tiongkok, Zhang Nan/Zhao Yunlei yang akan menghadapi pasangan Jepang, Kenta Kazuno/Ayane Kurihara.

“Saya sih lebih menggunggulkan Zhang/Zhao yang menduduki peringkat pertama dunia. Tetapi, dalam pertandingan kan bisa saja terjadi di luar dugaan. Kita sih berharap pasangan Jepang yang menang dengan demikian tekanan pasangan Indonesia tidak terlalu berat. Tetapi, jika Zhang/Zhao yang menduduki peringkat pertama dunia sebagai pemenang ya pasangan Indonesia butuh kerja keras untuk memastikan tiket ke final,” katanya.

“Peluang pasangan Indonesia untuk ke final tetap ada karena kedua pasangan Indonesia sudah pernah bertemu dengan Zhang/Zhao dan sudah saling mengalahkan. Yang perlu dicatat bahwa pressure (tekanan) di pertandingan Olimpiade itu sangat tinggi. Jadi, pasangan yang bisa melepaskan pressure itulah yang memenangkan pertandingan,” kata staf khusus Bidang Olahraga Menpora Andi Mallarangeng ini.

Mengenai kegagalan ganda campuran, Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan melangkah ke perempat final setelah dikalahkan pasangan Tiongkok, Chai Biao/Hong Wei dalam dua game 15-21 dan 17-21, Ivana Lie melihat Ahsan tidak dalam kondisi fit. “Saya melihat Ahsan tidak dalam kondisi sehingga mereka gagal meraih kemenangan,” katanya. ()

Hasil undian perempat final ganda campuran Olimpiade 2016:

Zhang Nan/Zhao Yunlei (1/Tiongkok) vs Kenta Kazuno/Ayane Kurihara (Jepang)
Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (3/Indonesia) vs Praveen Jordan/Debby Susanto (Indonesia)
Chan Peng Soon/Goh Liu Ying (Malaysia) vs Robert Mateusiak/Nadiezda Zieba (Polandia)
Xu Chen/Ma Jin (Tiongkok) vs Ko Sung-Hyun/Kim Ha-na (2/Korea)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top