Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Maruarar Sirait: Elektabilitas Golkar Bagus Karena Nebeng – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Politik

Dukung Jokowi di Pilpres 2019, Maruarar Sirait: Elektabilitas Golkar Bagus Karena Nebeng

db21f3e3fbfae0ec95a433382c83369534df8a1e

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Politisi PDI Perjuangan Maruarar Sirait menyindir langkah partai Golkar yang melakukan manuver dalam mengusung Joko Widodo (Jokowi) sebagai calon presiden 2019 setelah sebelumnya merapat ke pemerintahan.

Maruarar menjelaskan, antara partai sebagai pendukung utama pemerintahan Jokowi dengan Golkar terdapat perbedaan yang mencolok. PDIP selalu konsisten di jalur ideologis partai, tidak berpindah-pindah haluan politik. Dibuktikan saat menjadi oposisi di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono. Menurutnya, usai Pemilu 2009, PDIP gencar mendapat tawaran agar mau merapat ke pemerintahan, namun tetap memilih jalur oposisi.

Sementara, Golkar yang memiliki doktrin Karya Kekaryaan selama ini memilih jalur oposisi sebelum memutuskan merapat ke pemerintahan Jokowi. Sejak Golkar merapat ke pemerintahan, elektabilitas partai pun melonjak karena menebeng di balik sosok Jokowi.

“Selama ini Golkar mengingkari doktrinnya, dan kini memperoleh elektabilitas bagus. Namun ternyata rakyat ragu dengan konsistensi Golkar. Rakyat sekarang cerdas bisa memilah apakah murni, apakah ada udang di balik batu,” beber Ara, begitu dia disapa, usai diskusi di kantor Indikator Politik Indonesia, Menteng, Jakarta (Minggu, 14/8).

“Saya sangat bangga rakyat Indonesia bisa memilah memilih. Kalau ada kebijakan Jokowi tidak populis apakah Golkar akan tetap mendukung,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengajak partai-partai politik harus ideologis dalam mengambil langkah. Menurutnya, Golkar pernah meninggalkan doktrin Karya Kekaryaan pada saat memilih jalur oposisi. Bisa saja manuver politik yang dilakukan Golkar saat ini untuk mengamankan posisi kadernya pada Pilpres 2019 mendatang.

“Bisa saja mereka mendukung Jokowi 2019 tapi minta wakilnya Novanto, bisa saja mereka minta begitu. Saya pikir setiap partai punya prinsip sendiri dan pikiran sendiri. Harusnya partai konsisten sesuai dengan ideologinya,” tegas Ara yang juga ketua umum DPP Taruna Merah Putih (TMP). [wah/Fajar]

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top