Telusuri Paspor Menteri Archandra, Begini Kata Dirjen Imigrasi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Telusuri Paspor Menteri Archandra, Begini Kata Dirjen Imigrasi

CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM langsung mengecek kebenaran pasport ganda yang diduga dimiliki Menteri ESDM Arcandra Tahar.

Dirjen Imigrasi Kemenkumham, Ronny Franky Sompie menegaskan, pihaknya kini sedang menelusuri data perlintasan Arcandra.

Hal itu, lanjut dia, penting guna memastikan apakah pembantu presiden yang baru dilantik pada 27 Juli ini melanggar UU nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian dan UU nomor 26 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan.

“Kita sedang cek,” ujar Ronny saat dihubungi wartawan, Sabtu (13/8/2016).

Menurut Sompie, jika pihaknya menemukan Arcandra memiliki pasport ganda, pihaknya bakal meminta dia untuk memilih salah satunya.

“Kalau dia mau pakai paspor Indonesia, maka paspor luar negerinya kita ambil dan kita serahkan ke kedutaan besar negara yang bersangkutan. Kalau dia memilih warga negara lain, maka paspor Indonesia-nya kami ambil,” tandasnya. 

Sebelumnya, Isu mengenai dwi kewarganegaraan tersebut mulai bermunculan sejak kemarin pagi. Kabar yang beredar di kalangan wartawan, Arcandra menjalani proses naturalisasi pada 2012. 

Lantaran Indonesia tidak mengakui adanya dua kewarganegaraan, sumpah oath of allegiance atau sumpah setia kepada AS membuat status WNI Arcandra hilang.

Kabarnya, setelah menjadi WN AS, Arcandra sudah beberapa kali melakukan perjalanan pergi pulang ke Indonesia menggunakan paspor Amerika. Namun, saat diminta menjadi menteri ESDM menggantikan Sudirman Said, dia kembali dengan paspor Indonesia yang diurus di KJRI Houston.

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia Ferdinand Hutahaean menyayangkan jika hal itu benar terjadi. 

Sebab, Presiden Joko Widodo telah melanggar undang-undang karena mengangkat menteri yang bukan WNI. Informasi yang dia miliki, Arcandra Tahar sudah bermukim di Amerika sekitar 20 tahun. (sam/sta/pjk1/jpnn/fajar)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top