Diminta Konsisten Dukung Jokowi, PDIP Ingatkan Golkar untuk Tak Langgar Doktrin – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Ragam

Diminta Konsisten Dukung Jokowi, PDIP Ingatkan Golkar untuk Tak Langgar Doktrin

Maruarar Sirait

FAJAR,.CO.ID, JAKARTA – Politikus Golkar Agun Gunanjar menegaskan bahwa partainya sudah kembali ke jalan yang benar dengan mendukung pemerintah. Sebab, hal itu sebagai perwujudan doktrin karya kekaryaan.

“Kita bergabung dengan pemerintah kita kembali ke jalan yang benar. Kita ingin bersama-sama membangun bangsa,” kata Agun dalam diskusi bertema ‘Pilkada Serentak, Calon Kepala Daerah Pilihan Elit Atau Pilihan Rakyat?’ di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Kamis (18/8).

Meski demikian Agun juga mengakui, langkah Golkar mendukung Jokowi memang membawa berkah tersendiri. Sebab, elektabilitas Golkar kini menanjak.

“Keputusan politik ini di terima oleh rakyat sebuah kebenaran. Sehingga elektabilitas merangkak naik hingga 16 persen,” ujarnya.

Sementara itu, Politikus PDI Perjuangan, Maruarar Sirait mewanti-wanti agar Golkar tidak hanya mendukung Jokowi demi meraih berkah elektoral pada pemilu 2019 mendatang.

Politisi yang akrab disapa Ara ini mengatakan, dirinya terus menyuarakan tentang komitmen Golkar lantaran partai pimpinan Setya Novanto itu mudah berbalik haluan.

Menurut Ara, selama ini Golkar dikenal dengan doktrin karya kekaryaan. Namun, selama 1,5 tahun justru Golkar memilih berseberangan dengan pemerintahan Jokowi dan berada di barisan Koalisi Merah Putih (KMP).

“Wajar saya mengingatkan ini agar Golkar tidak kembali melanggar doktrin. Golkar harus konsisten,” ujar Anggota Komisi XI DPR.

Ara yang juga duduk sebagai ketua umum Taruna Merah Putih itu menambahkan, jangan sampai Golkar yang sudah menjadi pendukung pemerintahan Jokowi tiba-tiba membelot.

“Karen itu kita akan menunggu sikap Golkar ketika Presiden Jokowi mengeluarkan kebijakan yang tak populer. Apa jaminannya Golkar akan konsisten? Apakah saat pemerintah membuat kebijakan yang tidak populis mereka akan mendukung?,” ujar Ara.

Meski demikian Ara tetap menghormati langkah politik Golkar yang kini bergabung dengan pemerintahan Jokowi. Namun, sekali lagi Ara mengingatkan agar jangan sampai Golkar mendukung Jokowi hanya demi mendongkrak elektabilitas.

“Konsisten jangan untuk kepentingan sesaat. Apalagi hanya untuk mendokrak elektabilitas partai,” pungkasnya.

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top