Kode “Jahitan” Jadi Istilah Pengganti Duit Suap ke Politikus Golkar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Kode “Jahitan” Jadi Istilah Pengganti Duit Suap ke Politikus Golkar

Suap Kemenpupera

FAJAR.CO.ID – JAKARTA – Istilah menyamarkan uang suap muncul dalam persidangan terdakwa anggota Komisi V DPR Fraksi Golkar Budi Supriyanto dalam kasus suap di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera).

Di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (18/8), saksi Dessy Ariyanti Edwin, anak buah anggota Komisi V DPR Fraksi PDI Perjuangan Damayanti Wisnu Putranti pada  8 Januari 2016 mengaku mendapat laporan dari rekannya, Julia Prasetyarini.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa Direktur Utama PT Windhu Tunggal Utama Abdul Khoir sudah menyerahkan dollar untuk Budi. Laporan tersebut lantas diteruskannya kepada Damayanti.

“Saya menghubungi Mbak Yanti dan bilang “jahitan” Pak Budi sudah dapat,” ujar Dessy di persidangan.

Uang dari Khoir itu tidak diserahkan langsung kepada Budi pada hari itu juga. Namun, uang diserahkan pada 11 Januari 2016 di restoran Soto Kudus Blok M, di Tebet, Jakarta Selatan.

Budi didakwa menerima suap dari Abdul Khoir agar menyalurkan program aspirasinya untjk pembangunan infrastruktur jalan di wilayah Balai Pelaksana Jalan Nasional IX (BPJN IX) Maluku dan Maluku Utara,  sebagai usulan program aspirasi anggota Komisi V DPR RI supaya masuk dalam RAPBN Kementerian PUPR tahun anggaran 2016.

loading...
Click to comment
To Top