Sudah Ditunggu Negara Lain, Pemerintah Perjuangkan Status WNI Archandra – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Sudah Ditunggu Negara Lain, Pemerintah Perjuangkan Status WNI Archandra

Menteri ESDM Archandra Tahar--RAKA DENNY/JAWAPOS

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Setelah dicopot dari kursi menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) oleh Presiden Jokowi lantaran kasus dwikewarganegaraan, pemerintah kini memperjuangkan status Archandra Tahar menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Dirjen AHU) Freddy Harris mengatakan, pengajuan kewarganegaraan bisa dilakukan oleh Sekretariat Negara. Kemudian Ditjen AHU Kemenkumham akan memproses jika ada permintaan dari Setneg.

“Dalam satu minggu prosesnya sudah selesai. Usulan itu akan diserahkan kepada presiden. Selanjutnya diteruskan kepada DPR untuk dimintai pertimbangan. Biasanya kalau pemerintah minggu depan sudah selesai, tinggal DPR,” kata Freddy, Kamis (18/8).

Menurut dia, naturalisasi bisa dilakukan dengan pertimbangan jasa yang bersangkutan dan kepentingan negara.

Karena menurut Freddy, yang meminta Archandra menjadi menteri ialah negara. Saat beberapa hari menjadi menteri, Archandra dianggap sudah berjasa melakukan efisiensi anggaran di kementerian yang dipimpinnya.

“Archandra ini punya hak paten yang akan nanti memberikan masukan kepada negara,” kata dia.

Ia mengatakan, proses naturalisasi Archandra tidak berbeda dengan warga negara lainnya. Naturalisasi sebelumnya pernah diberikan kepada beberapa orang.

Seperti pemain sepak bola Christian Gonzalez, Irfan Bachdim, mantan petinggi GAM Hasan Tiro dan sejumlah orang lainnya di Papua. Gonzalez dan Bachdim saat itu atas permintaan Kemenpora. Sedangkan Hasan Tiro permintaan Sekretariat Negara.

“Semua naturalisasi kan demi kepentingan negara,?” kata Freddy.

Freddy mengaku tidak tahu apakah ini merupakan permintaan langsung dari Presiden Joko Widodo atau tidak.

“Yang jelas, presiden tahu bahwa negara berkepentingan terhadap Archandra. Apalagi Archandra sudah ditunggu negara lain. Masak mau dilepas lagi? Sayang dong,” pungkasnya.

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top