Mendagri: IKAPTK Jangan Jadi Alat Nepotisme – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Mendagri: IKAPTK Jangan Jadi Alat Nepotisme

Mendagri Tjahjo Kumolo

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengukuhkan Dewan Pengurus Nasional (DPN) Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan (IKAPTK) yang diketuai oleh Reydonizar Moenek.

Dalam sambutannya, Tjahjo mengatakan, IKAPTK harus bisa menghindari proses nepotisme dalam rekrutmen SDM kepemerintahan.

Karena itu, dirinya berharap, agar Ikatan Alumni ini tidak dipersepsikan bisa membantu anggota-anggotanya tanpa melewati sebuah proses (seleksi) yang prosedural.

“Maka ini harus dihindari, dalam upaya meningkatkan SDM kita,” ucap Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Kampus IPDN Cilandak Jl Ampera Raya Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Jumat(19/8/2016).

Tjahjo juga meminta, IKAPTK dapat memberikan kontribusi riil untuk memperkuat kelembagaan negara. Kontribusi itu terkait pemikiran maupun pengalaman kelembagaan.

“Banyak Anggota IKAPTK yang sudah menduduki jabatan Gubernur yang tertinggi, di berbagai elemen. Karena itu diharapkan para alumni ini memberikan kontribusi pemikiran-pemikiran maupun pengalaman-pengalaman untuk memperkuat kelembagaan,” imbuhnya.

Dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara, Tjahjo menekankan agar alumni IPDN menjunjung tinggi kepentingan negara bukan kepentingan suatu kelompok.

“Siapapun menterinya, siapapun presidennya seluruh aparatur pemerintah harus loyal. Jangan memandang dia beda partai sama saya, dia beda golongan sama saya, dia bukan alumni, ini yang harus dihilangkan. Kepentingan kita satu yakni kepentingan negara,” tegas politisi PDI-P tersebut.

Selain Tjahjo, hadir dalam acara pengukuhan DPN IKAPTK tersebut, Rektor IPDN Ermaya Suradinata, dan Dirjen Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Reydonizar Moenek beserta pejabat Eselon Kementerian Dalam Negeri yang dikukuhkan menjadi Ketua IKAPTK 2016-2019.

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top