Waduh, Archandra Tahar Tak Kebagian Tunjangan? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Nasional

Waduh, Archandra Tahar Tak Kebagian Tunjangan?

Menteri ESDM Archandra Tahar--RAKA DENNY/JAWAPOS

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Archandra Tahar yang menjabat sebagai Menteri Ekonomi Sumber Daya Manusia (ESDM) kurang dari 21 hari terancam tidak akan menerima uang tunjangan hari tua (THT). Apa sebabnya?

Kepala Divisi Layanan PT Taspen (Persero) Tobing Halomoan mengatakan, pemberian THT dan pensiun pada para menteri yang purna tugas maupun direshuffle ditentukan oleh presiden.

“Kalau pensiun, Taspen hanya mengikuti pemberi SK pensiun yaitu presiden. Kalau negara memberikan pensiun kepada menteri maka Taspen sebagai operator pemberi uang pensiun akan mengikuti,” terang Tobing, Jumat (19/8).

Dia menjelaskan, pada dasarnya, seorang menteri akan mendapat THT jika yang bersangkutan pernah memberikan iuran melalui gaji pokoknya. Namun, jika iuran belum diberikan maka Taspen tidak bisa memberikan THT.

Pasalnya, THT adalah pengembalian iuran. Dimana kalau sudah pernah masuk gaji pertama, maka Taspen bisa memberikan THT.

“Tetapi kalau belum memberikan iuran maka tidak ada yang bisa dikembalikan. Kami kembalikan iurannya 3,25% x gaji pokok,” kata Tobing.

Sedangkan untuk pensiun menteri, berdasarkan Pasal 11 Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 1980 tentang Hak Keuangan/Administratif Menteri Negara dan Bekas Menteri Negara Serta Janda/Dudanya, dijelaskan besarnya pensiun pokok sebulan adalah satu persen dari dasar pensiun untuk tiap-tiap satu bulan masa jabatan.

Besarnya pensiun pokok sekurang-kurangnya enam persen dan sebanyak-banyaknya 75 persen dari dasar pensiun. Namun pihak Taspen kata Tobing, tergantung dari keputusan pembuat SK, yaitu Presiden.

“Jadi semuanya tergantung dari pembuat SK,” tegas Tobing. (esy/jpnn)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top