Elektabilitas Ahok Menurun, Risma Melesat – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Pilkada

Elektabilitas Ahok Menurun, Risma Melesat

Survey Pilgub DKI Jakarta

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini benar-benar bakal menjadi penantang berat calon incumbent Basuki Tjahaja Purnama jika memang maju di Pilkada DKI Jakarta. Dalam survey yang dilakukan Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (Kedai Kopi), elektabilitas Risma melesat hingga 23,7 persen. 

Padahal, sejauh ini Risma belum menyatakan maju dan belum mensosialisasikan apa pun di Jakarta. 

Dalam survey yang dilakukan pada 11–13 Agustus itu, elektabilitas Ahok menurun 47,9 persen. Padahal, elektabilitas mantan Bupati Belitung Timur itu sebelumnya mencapai 51 persen. 

”Elektabilitas Risma juga naik tajam. Pada Februari lalu masih 5,5 persen. Naik hampir 20 persen,” ujar juru bicara Kedai Kopi Sri Aryani. 

Dia menyatakan, pihaknya menyimpulkan bahwa elektabilitas Ahok stagnan. Mengingat, sebelum-sebelumnya belum pernah mencapai 50 plus 1 persen. Bahkan, jika dibandingkan dengan April dan Agustus, elektabilitas Ahok menurun dari 45, 5 persen menjadi 44, 5 persen. 

Hasil survei tersebut menarik perhatian. Salah satu yang menyambut positif adalah Jaklovers, kelompok relawan yang menginginkan Tri Rismaharini maju di Pilgub DKI 2017.

Sekjen Jaklovers Arif Munandar ketika dimintai pendapat menyatakan, hasil survei itu merupakan bukti bahwa Risma disambut baik oleh warga DKI.  ”Sejak awal, kami yakin Risma ini sosok yang tepat bagi DKI. Kami sangat berharap dia bersedia maju,” jelasnya. 

Meski demikian, kans Risma dipilih partainya, PDIP, untuk maju sebagai calon gubernur masih abu-abu. Sampai kemarin, belum ada kepastian dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. 

Meski, beberapa pengurus partai itu menunjukkan adanya kecondongan untuk mendukung Ahok. 

Indo Barometer juga mengadakan survei terkait peluang keterpilihan Ahok di beberapa partai. 

Menurut Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari, kans Ahok tinggi di PDIP. Sebab, ada 67, 9 persen pemilih PDIP yang men- dukung Ahok. Di Golkar dan NasDem, kans keterpilihan Ahok juga di atas 50 persen. (ydh/c5/ano)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top