Miliki Paspor Prancis, Begini Kata Anggun – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hiburan

Miliki Paspor Prancis, Begini Kata Anggun

Anggun

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Meski baru tiba di Indonesia pada Rabu (17/8), Anggun yang berpaspor Prancis selama 15 tahun terakhir mendengar masalah yang membuat Arcandra Tahar diberhentikan dengan hormat sebagai menteri ESDM. Juga Gloria Natapradja Hamel yang gagal mengibarkan Sang Saka Merah Putih. Anggun concern dengan isu tersebut. Terlebih karena dia mengalami sendiri hal serupa.

’’Cuma di Indonesia, saya dibilang orang Prancis. Aneh banget. Di luar negeri, kalau saya mengaku orang Prancis, mana ada yang percaya tampilan seperti ini orang Prancis,’’ katanya saat ditemui di Central Park, Jakarta Barat, kemarin (18/8).

Menurut Anggun, nasionalisme seseorang tidak bisa dinilai dari atribut. Misalnya, paspor mana yang mereka pegang atau batik apa yang mereka kenakan. Di Indonesia dan di luar Indonesia, tidak sedikit warga negara asing yang peduli dengan negeri ini.

Mereka punya kontribusi. Mereka juga mencintai segala hal tentang Indonesia. Nasionalisme mereka terhadap Indonesia tidak perlu dipertanyakan. Namun, mereka tidak tercatat sebagai warga negara Indonesia (WNI).

Sementara itu, banyak pula WNI yang jelas-jelas orang Indonesia. Lahir di Indonesia. Dari orang tua yang juga WNI. Punya anak Indonesia. Secara fisik Indonesia sekali.

’’Tapi, mereka tidak bisa berbahasa Indonesia. Malah cenderung kebule-bulean. Nah, sisi nasionalisme mereka di mana?’’ ujar Anggun penuh tanya.

Anggun lantas membandingkan mereka dengan dirinya, Arcandra, dan Gloria. Meski memegang paspor asing, nasionalisme mereka sebenarnya tidak perlu dipertanyakan lagi. Anggun, Arcandra, dan Gloria dilahirkan di Indonesia, tumbuh besar di Indonesia, serta makan dan minum dari hasil bumi Indonesia. Mereka juga fasih berbahasa Indonesia. Secara fisik pun, mereka sangat Indonesia.

’’Belum lagi kalau belum makan nasi masih enggak kenyang. Terlepas dari kewarganegaraan, saya ini orang Indonesia,’’ ungkap ibu satu anak tersebut.

Anggun menyatakan, meski lama tinggal di Prancis hingga punya anak di sana, dirinya tetap membawa identitas Indonesia. Anggun memilih menamai anaknya Kirana yang Indonesia sekali. Perempuan yang patung lilinnya segera mengisi Madame Tussauds Bangkok tersebut mengajari Kirana bahasa Indonesia hingga fasih. Itulah yang menjadikan Kirana orang Indonesia meski paspornya bukan paspor Indonesia. ’’Buat saya sih, nasionalisme itu ada di bahasa. Bukan atribut yang kelihatan di luar. Kalau pakai batik, semua orang juga bisa,’’ ucap Anggun dengan nada agak sinis.

Anggun menilai sudah saatnya pemerintah merevisi undang-undang tentang kewarganegaraan. Keputusannya untuk melepas kewarganegaraan Indonesia pada saat itu juga bukan tanpa alasan. Juga bukan hal yang mudah. Jika diperkenankan memiliki dua kewarganegaraan, Anggun tentu akan mempertahankan kewarganegaraan Indonesia. Namun, Indonesia tidak mengenal kewarganegaraan ganda.

Dia harus memilih salah satu. Prancis menjadi pilihannya untuk memudahkan karirnya sebagai penyanyi. Memegang paspor Prancis membuat Anggun lebih mudah mobile dari satu negara ke negara lain. ’’Undang-undang itu harus direvisi. Contohnya, saya sendiri. Saya diharuskan melepas kewarganegaraan. Kalau tidak, enggak bisa. Susah kan itu. Tapi, yang penting di dalam hati, saya tetap orang Indonesia,’’ tuturnya. (and/c14/ayi/jpg)

loading...
Click to comment
To Top