Polisi Itu Tewas Setelah Dipukul Lebih Dari 17 Kali di Kepala – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Polisi Itu Tewas Setelah Dipukul Lebih Dari 17 Kali di Kepala

David Taylor pembunuh polisi di Bali

FAJAR.CO.ID, BALI – Tim kedokteran forensik RSUP Sanglah akhirnya melakukan otopsi pada tubuh jenazah Aipda Wayan Sudarsa, anggota Lantas Polsek Kuta yang terbunuh di Pantai Kuta, Rabu (17/8). Hasilnya, terkuak bahwa kematian Aipda Sudarsa disebabkan oleh pukulan benda tumpul di kepala yang dilakukan lebih dari 17 kali.

Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah dr Dudut Rustyadi mengatakan, pukulan tersebut sontak saja membuat pembengkakan di otak korban yang kemudian menekan pusat pernafasannya.

“Saya belum bisa memastikan jenis bendanya. Namun sudah pasti itu berasal dari kekerasan benda tumpul,” ujar dr Dudut.

Lanjut dr Dudut, jumlah luka keseluruhan yang ditemukan oleh pihaknya yaitu sebanyak 42 titik. Luka-luka itu terdiri dari luka robek, luka memar, dan juga luka lecet, yang  tersebar di daerah wajah, kepala dan tangan korban.

Melihat banyaknya luka yang ditemukan, Dudut memperkirakan jika pelaku yang menyerang korban berjumlah lebih lebih dari satu orang.

“Kalau dilihat dari gambaran luka di tangan kanan dan kirinya, korban sempat melakukan perlawanan. Dan pelakunya pasti lebih dari satu orang. Sebab, lukanya saja sebanyak itu. Dikuatkan lagi dengan ditemukannya bekas cengkraman tangan juga,” ujar dr Dudut.

Saat disinggung apakah korban sempat mengonsumsi minuman beralkohol, dr Dudut menjawab, pihaknya masih melakukan uji laboratorium untuk mengetahui hal tersebut.

“Belum bisa dipastikan. Kami masih melakukan pemeriksaan toksikologi,” ucapnya. “Waktu kematiannya belum bisa saya sampaikan. Nanti saja kalau pelakunya sudah tertangkap,” imbuhnya.

Sementara itu, dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Bali di Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah tampak dipenuhi oleh keluarga besar Aipda Sudarsa.

Terlihat juga beberapa petugas gabungan dari Polresta Denpasar dan Polsek Denpasar Barat. Saat wartawan Jawa Pos Radar Balimencoba untuk mewawancarai Ni Ketut Arsini, 54, istri korban, dirinya enggan untuk membuka suara, dan memilih untuk pergi.

Sekitar pukul 12.40, jenazah Aipda Sudarsa akhirnya dipulangkan ke rumah duka dengan mobil ambulans milik RS Bhayangkara Kota Denpasar.

Seperti diberitakan, dua bule yang diduga menghabisi nyawa Sudarsa telah ditangkap Jumat (19/8). Mereka adalah David Taylor yang merupakan WNA Inggris dan Sara Conor, WNA Australia. (des/mus)

loading...
Click to comment
To Top