Ada yang Salah jika PDIP Dukung Ahok – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Jabodetabek

Ada yang Salah jika PDIP Dukung Ahok

123306_504813_megawati_dan_jokowi_pdip
FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Publik akan mempertanyakan sikap Partai Demokrasi Indonesia (PDIP) kalau sampai mendukung Basuki T. Purnama pada Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 mendatang. Karena PDIP merupakan partai pemenang di tingkat nasional dan Jakarta.

Pengamat politik senior Siti Zuhro mengingatkan pada waktu Pilgub 2012, PDIP tak bisa mengusung pasangan calon sendiri. Mengingat PDIP hanya memiliki 11 kursi DPRD DKI Jakarta. Sementara saat itu, syaratnya harus memiliki minimal 15 kursi.

Karena itu PDIP berkoalisi dengan Gerindra yang saat itu memiliki 5 kursi. PDIP menyorongkan kadernya sebagai cagub, yaitu Jokowi berpasangan dengan Basuki T. Purnama dari Gerindra.

“Pada saat itu saja PDIP bisa mengusung kader sendiri,” ungkap Siti Zuhro, Sabtu (21/8/2016).

Karena itu dia mempertanyakan kalau sampai saat ini PDIP tidak mendukung kader sendiri. Padahal PDIP bisa mengusung pasangan calon sendiri tanpa harus berkoalisi dengan partai lain. Mengingat PDIP punya 28 kursi di DPRD sementara syarat minimal hanya 22 kursi.

“Kalau sekarang partai pemenang, apa yang salah dengan PDIP kalau sampai tidak mendukung calon sendiri,” sambung peneliti LIPI ini.

Apalagi, dia menambahkan, PDIP memiliki banyak kader yang layak untuk memimpin Ibukota.

Menurutnya pula, PDIP akan dicap inkonsisten bahkan dianggap sama dengan Ahok. Sebab kenapa sampai sempat bersitegang dengan Ahok terkait isu deparpolisasi misalnya, kalau pada akhirnya juga mendukung cagubincumbent tersebut.

“Langkahnya tidak seiring sejalan dengan keputusannya,” sindirnya. (zul/sta/pojoksatu)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top