Bareskrim Selidiki Dugaan Penipuan 177 JCH di Filipina – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Bareskrim Selidiki Dugaan Penipuan 177 JCH di Filipina

Bareskrim Polri

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Bareskrim Polri mulai menelusuri dugaan penipuan  terhadap 177 warga Indonesia yang berangkat haji lewat Filipina. Mereka ditangkap pihak imigrasi Filipina karena berangkat  menggunakan paspor negera itu.

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Rianto menduga biro perjalanan haji yang memberangkatkan 177 jemaah haji itu melakukan tindak penipuan. Pasalnya, mereka dijanjikan berangkat ke tanah suci menggunakan paspor Filipina.

“Ada penipuan di situ. Kan dijanjikan berangkat pakai kuota Haji Filipina,” kata Agus di Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (22/8).

Agus menambahkan, pihaknya masih menulusuri apakah biro perjalanan Haji yang memberangkatkan para jemaah itu resmi terdaftar di Kementerian Agama. Untuk itu, sambung Agus, pihaknya telah mengirimkan tim investigasi guna mendalami peristiwa tersebut.

“Kami lagi cek, resmi atau tidak ini,” ucap Agus.

Menurut Agus, paspor yang digunakan para jemaah haji tersebut adalah asli. Meskipun paspornya adalah yang dikeluarkan dari pemerintah Filipina.

Sementara, sambung Agus, pihaknya bersama dengan Kementerian Luar Negeri tengah mengupayakan agar para jemaah haji itu ditempatkan di Kedutaan Besar (Kedubes) RI yang ada di Filipina. Sehingga penelusuran atas insiden tersebut bisa lebih mudah dilakukan.

“Sudah diupayakan tidak ditahan di tahanan. Tapi dititipkan di Kedubes,” tukas dia.

Sebelumnya, pihak imigrasi Filipina mencegah keberangkatan 177 jemaah haji dari Bandara Ninoy Aquino, Kota Manila, Jumat 19 Agustus 2016 lalu. Setelah diperiksa, ternyata mereka berkewarganegaraan Indonesia. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top