Inilah Pencapaian Indonesia Dalam Sejarah Olimpiade – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Sport

Inilah Pencapaian Indonesia Dalam Sejarah Olimpiade

Falgs are raised above the partially filled seats of the Riocentro stadium, during the medal ceremony for Gold medalists Indonesia's Tontowi Ahmad and Indonesia's Liliyana Natsir, Silver medalists Malaysia's Liu Ying Goh and Malaysia's Peng Soon Chan, and Bronze medalists China's Zhang Nan and China's Zhao Yunlei following the mixed doubles Gold Medal badminton match at the Riocentro stadium in Rio de Janeiro on August 17, 2016, at the Rio 2016 Olympic Games. / AFP PHOTO / Ben STANSALL

FAJAR.CO.ID – Rio de Janeiro 2016 merupakan ajang Olimpiade ke-15 kalinya yang diikuti Indonesia. Tim Merah Putih pertama kali berpartisipasi di Olimpiade pada 1952 di Helsinki (Finlandia).

Medali pertama diraih saat tampil di Olimpiade Seoul, Korea Selatan, pada 1988. Pahlawan Indonesia kala itu adalah trio Srikandi yakni Nurfitriyana Saiman, Kusuma Wardhani, dan Lilies Handayani. Mereka meraih medali perak dalam cabang panahan beregu putri.

Sejak itu, Indonesia tak pernah absen meraih medali hingga Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Olimpiade Barcelona 1992 menjadi momen paling membanggakan bagi Indonesia. Itu tak lain berhasil meraih medali emas pertama. Bahkan itu menjadi pencapaian terbaik karena mampu merebut dua emas yang semuanya lahir dari cabang bulu tangkis.

Indonesia meraihnya melalui tunggal putri Susi Santi dan diikuti Alan Budikusuma di tunggal putra.

Total, Indonesia meraih 5 medali dengan perincian 2 emas, 2 perak, dan 1 perunggu. Semuanya berasal dari cabang bulu tangkis. Perak diraih tunggal putra bulutangkis, Ardy Wiranata, dan ganda putra Eddy Hartono/Rudy Gunawan. Sedangkan perunggu direbut tunnggal putra Hermawan Susanto.

Setelah itu, Indonesia selalu meraih medali emas hingga Olimpiade Beijing 2008 dan berasal dari bulu tangkis. Tradisi emas di bulu tangkis terhenti di Olimpiade Lonon 2012. Tapi, akhirnya kembali diteruskan di Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Pada 1992 dan 1996, bulu tangkis menjadi satu-satunya cabor yang menyumbang medali bagi Indonesia di Olimpiade. Tapi, sejak Olimpiade Sydney 2000, salah satu cabor lain yakni angkat besi mulai rutin menyumbangkan medali.

Lisa Rumbewas meraih perak dikelas 48 kg pada Olimpiade Sydney. Kemudian diikuti Sri Indriyani dan Winarni Binti Slamet yang meraih perunggu. Semenjak Olimpiade 2000, angkat besi tak pernah putus menyumbangkan medali di Olimpiade. (epr/JPG)

Olimpiade Seoul 1988
1 perak
Peringkat: 36

Olimpiade Barcelona 1992
2 emas, 2 perak, 1 perunggu
Peringkat: 24

Olimpiade Atlanta 1996
1 emas, 1 perak, 2 perunggu
Peringkat: 41

Olimpiade Sydney 2000
1 emas, 3 perak, 2 perunggu
Peringkat: 38

Olimpiade Athens 2004
1 emas, 1 perak, 2 perunggu
Peringkat: 48

Olimpiade Beijing 2008
1 emas, 1 perak, 3 perunggu
Peringkat: 42

Olimpiade London 2012
1 perak, 1 perunggu
Peringkat: 63

Olimpiade Rio de Janeiro 2016
1 emas, 2 perak
Peringkat: 46

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top