Jagoannya Gagal Dapat Medali, Pelatih Bugil di Depan Wasit – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Sport

Jagoannya Gagal Dapat Medali, Pelatih Bugil di Depan Wasit

2016 Rio Olympics - Wrestling - Final - Men's Freestyle 65 kg Bronze - Carioca Arena 2 - Rio de Janeiro, Brazil - 21/08/2016. The coach of Mandakhnaran Ganzorig (MGL) of Mongolia takes off his clothes as he protests after the match against Ikhtiyor Navruzov (UZB) of Uzbekistan. REUTERS/Toru Hanai

FAJAR.CO.ID, Dua pelatih Mongolia menanggalkan pakaian dan melempar sepatu mereka setelah pegulat mereka, Mandakhnaran Ganzorig gagal meraih medali perunggu pada pada Laga Gulat  65kg di Olimpiade Rio minggu (21/8).

Padahal sebelumnya, Ganzorig lebih unggul dari lawannya Ikhtiyor Navruzov dengan lebih tujuh poin.

Merasa kemenangan dihadapannya, Dia mulai ejek lawannya dengan menari di sekelilingnya pada 18 detik terakhir pertandingan  mereka, dia menghindar dari serangan lawang pada detik-detik terakhir.

Waktu selesai, Ganzorig yakin mendapat medali perunggu, sang pelatih merangkulnya dan berlari keliling lapangan.

Namun sayangnya,  Wasit kemudian menyeseuaikan skor menjadi 7-7. Keputusan wasit tersebut karena Ganzorig selalu menghindar pada menit-menit terakhir,  dia  menolak untuk terlibat dengan lawannya pada 18 menit tersisa.

Ganzorig berjongkok kepala di atas tikar dia tak yakin dengan keputusan wasit,  sebagian pelatihnya maju ke hadapan wasit dan  membuka kemeja dan sepatu mereka dan melemparkannya ke lantai.

Dengan aksi protes yang meletus dari pihak mongolia, salah satu dari mereka kemudian melepas celana track dan memprotes wasit hingga tak pakai apa-apa kecuali celana dalamnya.

Dilansir reuters, Salah satu pelatih, Byambarenchin Bayaraa, mengatakan kepada wartawan: “Ini adalah protes Ada masalah dengan wasit … Tiga juta orang di Mongolia menunggu untuk medali perunggu ini dan sekarang kami tidak memiliki medali..”(dal/fajar)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top