Politukus Gerindra Yakin Gugatan Ahok Tidak Dikabulkan MK – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Hukum

Politukus Gerindra Yakin Gugatan Ahok Tidak Dikabulkan MK

Mahkamah Konstitusi (MK)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Bidang Advokasi DPP Partai Gerindra Habiburokhman yakin gugatan Basuki Tjahaja Purnama tidak akan dikabulkan Mahkamah Konstitusi (MK). Ia beralasan, permintaan Ahok sulit direalisasikan lantaran khawatir adanya potensi penyalahgunaan fasilitas negara saat kampanye berlangsung oleh petahana.

“Saya pikir tidak bakal lolos ya (gugatan Ahok). Karena sulit sekali, pertama Pak Ahok harus buktikan kerugian konstitusionalnya. Kalau lolos hari ini, maka berikutnya sulit sekali Pak Ahok membuktikan bahwa pasal 70 ayat 3 bertentangan dengan konstitusi,” ucapnya di kompleks Gedung MK, Senin (22/8).

Karenanya, Politikus Gerindra ini berharap agar hakim MK menolak permohonan orang nomor satu di DKI itu demi menghindari kecurangan saat kampanye. “Kita minta jelas dalam petitum kita. Kita minta majelis hakim konstitusi untuk menolak permohonannya Pak Ahok,” tegasnya.

Selain itu, alasan Ahok tidak mengambil cuti kampanye karena ingin mengawal pembahasan APBD, menurutnya masih kurang tepat.

Karena kata dia, dalam Undang-undang (UU) sudah disediakan mekanismenya.  “Tanpa adanya gubernur aktif pun, pembahasan APBD dapat terlaksana,” jelas dia.

Sebagaimana diberitakan, hari ini Ahok menjalani sidang pertama ihwal permohonannya menggugat UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Namun, karena belum jelasnya kerugian yang diakibatkan dari isi UU tersebut, majelis hakim memutuskan masa persidangan diperpanjang.

Sambil menunggu penyempurnaan gugatan sang pemohon alias Ahok, hakim ketua memberi waktu 14 hari untuk dimasukkan kembali permohonan mantan Bupati Belitung Timur itu.

Sebelumnya, Ahok merasa keberatan mengambil cuti selama kampanye karena ia ingin mengawal pembahasan APBD DKI tahun 2017.

Sebab itu, dia melayangkan gugatan kepada MK supaya menguji UU yang mengharuskan seorang petaha cuti, diganti dengan aturan yang bersifat opsional atau tidak memaksa. (uya/JPG)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top