Anggota Polisi Dituduh Curi Motor, Apes Dihajar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Anggota Polisi Dituduh Curi Motor, Apes Dihajar

aniaya-dua-remaja-santoso-tewas-dihajar-massa-dg5iRaF2PZ
Foto: Ilustrasi Net

FAJAR.CO.ID, LAMPUNG — Anggota intel Polsek Gedong Tataan, Pesawaran, Lampung, Brigpol Vendra, 32, dikeroyok sejumlah pemuda di jalan baru Desa Sidolimus, Kecamatan Natar, Senin (22/8) dini hari.

Akibanya, warga Kampung Baru, Rajabasa, Bandarlampung, yang dituduh mencuri sepeda motor tersebut pun menderita luka-luka disekujur tubuh.

Nyawa Vendra tertolong ketika sejumlah warga berdatangan ke lokasi kejadian membuat para pemuda tadi melarikan diri.

Kejadian itu berawal ketika korban berangkat dari rumahnya menuju kantor melewati jalan baru kecamatan Natar. Namun di tengah jalan sepeda motor korban mogok karena kehabisan bensin. 

Kemudian Vendra pun mendorong sepeda motornya ke arah pom bensin. Apesnya, setibanya di lokasi, pom bensin ternyata tutup. Vendra kemudian berhenti sejenak untuk beristirahat karena kelelahan mendorong.

Tidak lama kemudian datang seorang pemuda menuduh korban pencuri sepeda motor. Meski sudah menunjukkan KTA, namun pelaku berusaha mengambil kunci motor korban. Karena tak berhasil, pemuda tadi berteriak minta tolong dan sejumlah pemuda datang dan langsung mengeroyok Vendra.

Setelah situasi ramai, sekelompok pemuda yang mengeroyok tadi langsung kabur. Sedangkan korban langsung dilarikan warga ke rumah sakit dan melaporkannya ke Polsek Natar.

Korban mengalami luka 3 sobekan di kepala dan mengalami gegar otak ringan.

“Para pelaku sedang mabuk dan menuduh korban maling motor,” tutur saksi Ramon, 29, seperti diberitakan Radar Lampung (Jawa Pos Group) hari ini (23/8). 

Saat ditemui di RS Bhayangkara korban mengatakan, ”tadi cuman 1 orang yang jegat saya, gak lama kemudian temen-temennya datang dan ngeroyok saya,‘’ ungkap Vendra.

Kapolsek Natar Kompol Listiyono Dwi Nugroho mengatakan, “Kasus ini masih dalam penyelidikan kami”.(cw5/ray/jpnn)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top