Bantu Keluarga Miskin, Mendikbud Harap Bank Permudah Pencairan Dana KIP – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Ekonomi & Bisnis

Bantu Keluarga Miskin, Mendikbud Harap Bank Permudah Pencairan Dana KIP

Ilustrasi-Mengambil-Uang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan program prioritas pemerintah untuk memperluas jangkauan layanan pendidikan, terutama dalam membantu anak dari keluarga miskin berusia 6 sampai 21 tahun memperoleh pendidikan yang layak.

Untuk menyukseskan pelaksanaan program prioritas tersebut, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mengajak bank yang telah ditunjuk, dapat mempermudah proses pencairan dana Kartu Indonesia Pintar (KIP).‎

”Saya harapkan bank bisa mempermudah proses pencairan dana KIP. Hadirlah di sekolah untuk membantu adik-adik kita dalam mempermudah proses pencairan. Ini menjadi ikhtiar kita bersama dalam menuaikan kebaikan membantu adik-adik kita,” kata Mendikbud dalam keterangan persnya, Selasa (23/8).

Dia menambahkan, dengan adanya dukungan dari pihak bank, bisa membantu anak-anak di luar sekolah kembali ke sekolah. Selain itu peran Dinas Pendidikan dan kelurahan ataupun kecamatan sangat penting dalam mendata para siswa yang sudah mendapatkan KIP tetapi belum mendaftar ke sekolah.

“Hal ini harus dilakukan agar anak yang tidak sekolah dapat kembali menjadi siswa bersekolah,” ujarnya.

Selanjutnya keaktifan para kepala sekolah dalam mendata para siswa yang sudah ataupun yang belum mendapatkan KIP juga sangat diperlukan. Jika ada siswa yang belum mendapatkan, kata Mendikbud, pihak sekolah bisa segera berkomunikasi dengan dinas pendidikan agar permasalahan dapat segera diselesaikan.

”Keberhasilan pelaksanaan program ini perlu adanya kerja sama dari berbagai pihak. Mari bersama-sama mendukung, khususnya para kepala sekolah dan Dinas Pendidikan untuk proaktif berkomunikasi dengan kepala desa, lurah, dan camat dalam menyukseskan PIP dengan tersalurkannya Kartu Indonesia Pintar sampai ke siswa,” ajak Mendikbud.

Pada kesempatan ini, turut dilaksanakan proses pencairan kepada 207 siswa, yang terdiri dari 106 siswa jenjang SD, 45 siswa jenjang SMP, 41 siswa jenjang SMA, dan 15 siswa jenjang SMK.

“Saya minta proses pencairan KIP jangan sampai terlambat ataupun terhambat, dan bagi keluarga tidak mampu seluruh anaknya usia sekolah bisa mendapatkan KIP,” pesan Mendikbud.(esy/jpnn)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top