LBH Mawar Saron Batam: Tidak Benar Klien Kami Jual Anaknya – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Hukum

LBH Mawar Saron Batam: Tidak Benar Klien Kami Jual Anaknya

lbh mawar saron
John Ferry Situmeang, SH. Foto: LBH Mawar Saron

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-Lembaga Bantuan Hukum Mawar Saron Batam menegaskan, kliennya yang bernama Ibu Mega, tidak pernah menjual anaknya seharga Rp 5 juta.

Pernyataan ini disampaikan LBH Mawar Saron untuk membantah pemberitaan yang beredar sebelumnya, bahwa Ibu Mega menjual anaknya.

“Klien kami tidak pernah menjual anaknya dan tidak pernah ada putusan pengadilan dari peradilan manapun yang menyatakan bahwa klien kami menjual anaknya.” Demikian pernyataan LBH Mawar Saron Batam, yang dikirimkan kepada redaksi FAJAR.co.id, Selasa (23/8).

Pernyataan tersebut ditandatangani John Ferry Situmeang, Firman A.B. Napitapulu, dan Yuda Ekanta Pencawan.

Mereka menjelaskan, klinennya menerima uang tersebut dari Ibu Yanti pada saat ketemu di Jakarta adalah untuk ongkos kliennya dan suami pulang dari Jakarta menuju Lampung.

“Karena Ibu Yanti waktu itu meminta agar anak klien kami yang akan disekolahkan oleh ibu Yanti untuk diantar saja ke Jakarta, dan ongkos klien kami dan suaminya akan ditanggung oleh Ibu Yanti. Jadi uang yang diterima oleh klien kami bukan uang penjualan anaknya, melainkan ongkos pulang ke Lampung.” Katanya LBH Mawar Saron Batam.

“Bahwa klien kami bersama suaminya menyerahkan anak klien kami tersebut untuk disekolahkan dan diasuh oleh ibu Yanti, karean pada saat itu, sekitar tahun 2014, klien kami tidak memiliki kemampuan financial untuk mennyekolahkan anak klien kami, sementara klien kami sangat menginginkan anaknya tidak putus sekolah, karena anaknya seorang yang cerdas (smart). Dimana pada saat itu, Ibu Yanti melalui mertua kami menyatakan bersedia menyekolahkan anak klien kami dan merawat anak klien kami dengan baik. Sejak diserahkan pada 2014 sampai saat dengan anak klien kami diambil oleh KPPAD dari sekolahnya pada tanggal 25 Juli 2016, anak klien kami disekolahkan oleh ibu Yanti.” Katanya Lagi.

LBH Mawar Saron Batam juga menyatakan, kliennya tidak pernah memiliki niat untuk menghalang-halangi proses hukum terkait dengan anaknya.

Adapun terkait dengan dugaan kasus pelantaran anak dan dugaan kasus trafiking yang dilaporkan, pihaknya melakukan pengecekan dan masih tahap penyelidikan.

“Perlu kami sampaikan sebagaimana penjelasan kami sebelum-sebelumnya, bahwa klien kami tidak pernah menjual anaknya, apalagi menghilangkan asal-usul anaknya. Klien kami menyerahkan anaknya untuk diasuh oleh ibu Yanti adalah untuk kepentingan anak klien kami, yaitu untuk mendapatkan pendidikan yang layak karena ketidak mampuan klien kami secara financial pada saat anak klien kami diserahkan ke Ibu Yanti. Jika klien kami memiliki niat untuk menghilangkan asal-usulanya, alangkah bodohnya klien kami masih datang ke Batam disaat mengetahui permasalahan yang menimpa anaknya tersebut.” Demikian penjelasan LBH Mawar Saron Batam. (fajar).

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top