Honorer Pemda Mati Ditangan Polisi, Warga Serbu Mapolres Kepulauan Meranti – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Honorer Pemda Mati Ditangan Polisi, Warga Serbu Mapolres Kepulauan Meranti

173424_106491_Warga_kepulauan_meranti_rpg

FAJAR.CO.ID, SELATPANJANG – Suasana di Selatpanjang, ibu kota Kabupaten Kepulauan Meranti di Riau sedang dalam suasana mencekam. Warga mengepung Markas Polres Kepulauan Meranti menyusul tewasnya  Apri Hadi Pratama (24) di ruang tahanan polisi pada Kamis (25/8) pagi tadi.

Apri diburu polisi setelah menikam Bripda Adil Tambunan di depan Hotel Furama, Selatpanjang pada pukul 01.45 WIB tadi. Selanjutnya, pegawai honorer di Dispenda Pemkab Kepulauan Meranti itu dibekuk pada pukul 03.30 WIB.

Kaki kanan dan kiri Apri ditembak. Namun, pukul 07.45, Apri sudah dalam kondisi tak bernyawa.

Warga pun beramai-rama mendatangi RSUD untuk melihat jenazah Apri. Selanjutnya warga menggeruduk Mapolres Kepulauan Meranti untuk meminta penjelasan tentang penyebab tewasnya warga Jalan Banglas Gang Airmerah itu.

Terjadilah proses mediasi antara warga dengan Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Asep Iskandar. Namun, penjelasan Asep tak memuaskan warga. Padahal orang nomor satu di Polres Kepulanan Meranti itu menjanjikan ke warga akan menindak anggotanya yang menyebabkan tewasnya Apri.

Asep meminta waktu 3 x 24 jam untuk mengungkap anggotanya yang terlibat penganiayaan terhadap Apri. Tapi warga tetap saja belum puas.

Ribuan warga bahkan langsung mengepung mapolres sambil meneriaki kata-kata kotor. Hingga siang tadi kondisi di Mapolres Kepulauan Meranti terlihat mencekam. Warga yang sudah terlanjur emosi bahkan beramai-ramai melempari kantor polisi dengan batu.

Polisi yang sudah makin terpojok berusaha memukul mundur kepungan massa. Di tengah perang batu, tiba-tiba terdengar bunyi letusan tembakan yang mengenai leher seorang warga hingga terkapar di halaman Mapolres.

Upaya aparat kepolisan memang berhasil, karena saat itu juga warga langsung membubarkan diri. Sementara warga yang tertembak dilarikan ke RSUD, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi. (mx/rpg/jpnn)

BACA:  Tragis! Istri Dibunuh, Rumah Dibakar
loading...
Click to comment
banner advertise
To Top