Ngeri! Satu Keluarga Saling Tikam dengan Badik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Makassar

Ngeri! Satu Keluarga Saling Tikam dengan Badik

1432144634-pisau_ilustrasi
Foto: Ilustrasi, Net

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, — Suasana hening di malam itu, berubah gaduh. Warga yang berdomisili di Jalan Haji Kalla, Kecamatan Panakkukang, Makassar ramai-ramai keluar dari dalam rumah.

Mereka menuju ke Jalan Haji Kalla 2. Saat itu dua orang yang masih satu keluarga terlibat aksi saling tikam. Seorang paman, Rochmat Tayang (55) sedang berhadap-hadapan dengan ponakannya bernama Oni (36).

Pertengkaran antara keduanya berusaha dilerai oleh Munawir (33), adik dari Rochmat Tayang. Namun dia juga menjadi sasaran penikaman. Ketiganyapun harus dilarikan ke Rumah Sakit Ibnu Sina untuk mendapatkan perawatan medis.

Informasi yang diperoleh di lokasi kejadian, menyebutkan peristiwa ini bermula saat terjadi cekcok mulut antara Rochmat Tayang dengan keponakannya, Oni. Karena tak kuasa menahan emosi, keduanya pun memulai pertarungan.

Sang paman mencabut badiknya. Oni tak mau ketinggalan. Dia juga menarik badik dari dalam sarungnya. Duel mautpun terjadi. Keduanya saling serang menggunakan benda tajam hingga masing-masing kena tikaman.

Mengetahui kejadian tersebut, Munawir datang untuk melerai. Namun bukannya berhenti, adik Rochmat Tayang yang juga masih paman dari Oni itu, juga terkena tusukan badik. Perkelahian baru berhasil dihentikan setelah warga beramai-ramai turun tangan melerainya.

Akibat aksi saling tikam itu, Rochmat Tayang mengalami luka robek di tangan sebelah kiri dan tergores di dada. Sedangkan Oni terluka tikam pada bagian dada. Sementara Nawir yang melerai perkelahian keduanya, terkena sayatan badik dan mengalami luka robek di tangan.

Belum diketahui apa motif peristiwa berdarah dalam satu keluarga ini. Kapolsek Panakkukang, Kompol Wahyudi Rahman, kemarin mengkonfirmasi kebenaran kejadian ini. Menurutnya, saling tikam antara paman dan ponakan itu karena kasus pribadi dalam rumah tangga.

”Kami sudah melakukan proses terhadap kasus tersebut. Keduanya telah kami datangi. Begitu juga dengan pihak keluarga. Namun mereka enggan menceritakan kenapa sampai keduanya terlibat saling tikam menggunakan badik. Informasi yang kami terima, penyebabnya karena persoalan pribadi dalam keluarga,” jelas Wahyudi Rahman, Kamis (25/8).

Sesaat setelah kejadian, kata Wahyudi, tiga orang yang terluka langsung dievakuasi ke RS untuk mendapatkan perawatan medis. ”Kalau laporannya belum kami terima. Kasusnya masih kami dalami,” ujarnya. (ish/rus)

loading...
Click to comment
To Top