Lagi Asik Ngopi, Tahanan Kabur Ditangkap Polisi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Lagi Asik Ngopi, Tahanan Kabur Ditangkap Polisi

Edi Kurniawan tahanan kabur

FAJAR.CO.ID, TULUNGAGUNG – Pelarian Edi Kurniawan, 21, warga Desa Dono, Kecamataan Sendang, Tulungagung, berakhir. Dia kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II-B Tulungagung sejak dua minggu lalu.

Meski sudah mengubah gaya rambut untuk mengelabui  polisi dan petugas lapas, Edi tetap dikenali. Pria yang terlibat kasus pencurian dengan kekerasan tersebut dibekuk tim lapas Jumat (26/8) saat ngopi di warung sekitar simpang tiga Braan, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.

Dengan demikian, di antara tiga tahanan lapas yang kabur, tersisa Syaifulloh Nursadewa, 33, warga Desa Talang, Kecamatan Sendang. Sebelumnya, Hario Minto Nugroho, 27, warga Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Kenayan, Kecamatan Tulungagung, juga tertangkap.

“Ketika mengintai di sekitar pertigaan Braan, pihaknya mendapat informasi bahwa penampilan Edi berbeda dengan sebelumnya saat menjadi tahanan. Model rambutnya berbeda dan menggunakan kacamata,” ucap Kalapas Kelas II-B Tulungagung Wahyu Prasetyo.

Menurut dia, Edi melakukan penyamaran tersebut agar tidak bisa dikenali. Namun, tidak dengan tim lapas. Mereka sudah hafal dengan sosok Edi.

Buktinya, polisi mengenali Edi ketika ngopi di warung. Edi langsung dibekuk tanpa perlawanan. Penangkapan Edi bermula saat tim lapas menyisir wilayah Sendang pada Kamis (25/8) pukul 16.00.

Tim mencoba menggali informasi di sekitar tempat tinggal Edi dan Syaifulloh pada Sabtu (13/8). Tim mendapatkan informasi bahwa Edi naik bus ke arah Kertosono. Tak lama setelah mendapatkan informasi itu, tim langsung berkoordinasi dengan polres untuk melakukan pencarian.

Ketika tim lapas berangkat pada Jumat pagi (26/8), pihaknya langsung mengecek apakah informasi yang didapat itu benar atau tidak. ”Penyisiran kembali dilakukan dengan mengintai di Kertosono. Sebab, berdasar informasi, dia (Edi, Red) naik bus dari Kertosono menuju Mojokerto,” jelas Wahyu.

Berdasar penyelidikan sementara, setelah tertangkap, Edi mengaku tidur di jalanan. Sangat mungkin Edi mencukupi kebutuhan makan atau minum dengan ngemis. Sebab, dia tidak memiliki keluarga, baik di Kertosono maupun Mojokerto.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Tulungagung AKP Andria D. Putra membenarkan tertangkapnya Edi oleh tim lapas. (lil/c5/diq)

loading...
Click to comment
To Top