PKPU Nomor 5 Dihapus, PPP Sumringah – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Politik

PKPU Nomor 5 Dihapus, PPP Sumringah

ilustrasi-pilkada-serentak-ok_20150927_190053

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Akhirnya Kommisi II DPR memutuskan untuk menghapus peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 5 tentang pencalonan terkait sengketa kepengerusan partai politik (parpol). Atas penghapusan itu, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sumringah.

Penghapusan PKPU itu dari hasil keputusan rapat Komisi II DPR dengan KPU, Bawaslu dan Kemendagri. Politikus PPP  Achmad Baidowi mengatakan, isu krusial yang dihapus adalah PKPU No 5 tentang Pencalonan terkait sengketa kepengurusan parpol.

”Kita (PPP kubu Romy, Red) cukup senang. Karena khususnya Pasal 36 ayat 2 diputuskan dihapus. Sebelumnya draft PKPU berbunyi ‘apabila terdapat putusan sela yang menunda pemberlakuan SK, maka parpol tidak bisa mengajukan pasangan calon hingga terbit putusan incraht,” ungkapnya dilansir Indopos (Fajar Group), Sabtu (27/8).

Anggota Komisi II DPR itu juga mengaku, klausul tersebut bertolak belakang dengan ketentuan Pasal 40a UU 10/2016 tentang Pilkada. Dalam ketentuan tersebut disebutkan bahwa apabila terjadi sengketa kepengurusan maka yang menjadi acuan adalah Surat Keputusan (SK) Menkumham terakhir.

”Sehingga setelah melewati proses diskusi yang cukup alot disepakati bahwa ketentuan pencalonan bagi parpol yang mengalami sengketa kepengurusan tetap mengacu pada SK Menkumham terakhir sebagaimana ketentuan pasal 40a UU 10/2016,” tuturnya.

Dia mengingatkan, putusan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersifat final dan mengikat, sebagaimana ketentuan pasal 9 UU 10/2016. Dengan keputusan tersebut, maka tidak ada lagi parpol yang kehilangan hak konstitusionalnya dalam pilkada.

”Sebagai pelaksana UU, kami mengingatkan KPU agar bekerja sesuai ketentuan UU dan tidak membuat norma-norma baru yang bertentangan dengan UU,” imbuhnya. (aen/iil/JPG)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top