Ibu Rumah Tangga Tiba-tiba Deklarasikan Dukung Ahok-Djarot – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Ibu Rumah Tangga Tiba-tiba Deklarasikan Dukung Ahok-Djarot

Ahok1

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- PDIP hingga kini belum juga memutuskan siapa kandidat yang bakal diusung di Pilkada DKI Jakarta. Namun demikian, di tengah belum ada kepastian itu muncul desakan dari masyarakat ibukota bahwa pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat layak untuk diusung lagi.

Dorongan itu disampaikan puluhan ibu rumah tangga (IRT) yang tergabung dalam Komunitas Juang Perempuan Jakarta Utara.

Mereka mendeklarasikan dukungannya untuk pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat pada Minggu (28/8).

Deklarasi yang berlangsung sederhana itu, para ibu rumah tangga tersebut mengambil tempat di antara Jalan Sulawesi dengan Jalan Enggano Raya, RW16, Kelurahan Tanjung ‎Priok, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara atau dekat dengan Pintu Pos IX Pelabuhan Tanjung Priok tetap meriah.

Kebanyakan IRT tersebut mendukung Ahok-Djarot karena ‎sudah merasakan langsung hasil kerja dari duet pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur tersebut selama dua tahun terakhir, yakni sejak 2014.

Kini mereka menginginkan keduanya kembali berpasangan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017‎.

Dewi (45), warga RT02/RW11‎, Kelurahan Rawa Badak Utara, mengatakan dirinya jauh lebih memilih Ahok dan Djarot yang sudah terbukti hasil kerjanya dalam membangun Jakarta Baru yang jauh lebih tertib dan bersih dari tindakan koruptif.

“Pak Ahok memang terlihat galak, tapi sebenarnya dia orang yang sangat baik dan dekat dengan rakyat kecil, dan itu sudah terbukti dengan pembangunan Jakarta yang jauh lebih baik,” ujar Dewi, Minggu (28/8) sore.

Ia juga melihat salah satu hal baik yang terlihat dalam pemerintahan Ahok dan Djarot, yakni mengenai Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang jauh lebih transparan dan bersih dari program-program titipan.

“Selama ini anggaran DKI besar tapi digerogoti oleh tikus-tikus berwujud manusia yang ada di lingkungan Pemprov DKI, tapi dengan adanya Pak Ahok saat ini, seluruh APBD bisa diberdayagunakan sepenuhnya kepada masyarakat dan pembangunan Ibukota Jakarta,” tuturnya.

Senada dengan Yulianti (48), warga RT11/RW10, Kelurahan Lagoa, Kecamatan Koja, Jakarta Utara‎. Dia melihat pemerintahan Ahok dan Djarot sudah seharusnya dilanjutkan demi kebaikan warga Ibukota.

“‎Saya malah lebih suka pemimpin yang seperti pak Ahok. Dia orang yang tidak munafik dan ngomong blak-blakan apa adanya jika memang dilihat ada ketidakberesan dalam pemerintahan saat ini. Itu jauh lebih baik daripada pemimpin yang manis dan santun tapi di bekalangnya busuk,” kata Yulianti.

Terkait banyaknya polemik terkait penggusuran yang sering dilakukan oleh pemerintahan Ahok dan Djarot, menurutnya itu merupakan hal yang wajar.

Sudah seharusnya dilakukan apabila warga yang tinggal di lokasi yang bukan miliknya dan berdiri di atas tanah negara.

“Wajar saja kalau pendatang bangun rumah di pinggiran kali atau waduk yang bukan lahan miliknya kena gusur, ya namanya warga juga harus tahu dirilah, kalau memang bukan tanah miliknya kok masih bertahan itu namanya yang salah ya warganya,” ucapnya.

Begitu juga dengan Taskim (53), warga RT05/RW05, Kelurahan Kalibaru. Dia mengatakan s‎ejak adanya pemerintahan Ahok dan Djarot, kebersihan lingkungan di wilayahnya sangat dijaga dengan keberadaan petugas PPSU, PHL, dan instansi terkait yang berkaitan langsung dengan masalah kebersihan lingkungan.

“Saluran air sekarang sudah hampir sebagian besar dibersihkan oleh petugas oranye, dan yang bagusnya itu direkrut dari warga-warga kita sendiri jadi buat pemuda yang belum memiliki pekerjaan jadi bisa ada kerjaan,” kata Taskim.

Dirinya juga merasakan sudah setahun terakhir, wilayah Jakarta Utara juga sudah jauh lebih bebas dari banjir karena luapan kali atau drainase yang buruk karena sudah dibenahi oleh petugas yang selalu melaksanakan pekerjaannya setiap hari.

“Soal pendidikan dan kesehatan juga menjadi catatan baik, terutama dari beasiswa bagi pelajar, biaya berobat gratis, serta bila istri saya menjadi kader jumantik dia juga bisa membantu penghasilan rumah tangga,” tandasnya. (iil/JPG)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top