Sekali Tebas, Ali Tersungkur Tewas – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Sekali Tebas, Ali Tersungkur Tewas

bandit-dengan-parang

FAJAR.CO.ID, KENDARI- Ali (19), Warga Lorong Mata Air 3, Desa Sida Mamura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat, Meregang nyawa saat dibacok di bagian kepala dan belakang. 

Peristiwa berdarah tersebut terjadi Minggu (28/8) sekitar pukul 02.50 Wita. Ketika itu, mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan sebuah perguruan tinggi di Kota Kendari tersebut bersama dua rekannya, Al alias Bayu (21) serta seorang yang belum diketahui identitasnya diduga hendak mengambil ternak ayam milik H. Yukas.

Ali langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Desa Sida Mamura, Kecamatan Kusambi, Kabupaten Muna Barat. Sedangkan Al alias Bayu masih mendapat perawatan medis di RSUD Kota Kendari. Rekan Ali yang juga berstatus mahasiswa itu mengalami lebam, luka robek di kaki dan pinggang akibat hantaman parang. Saksi mata Dwi (27) mengungkapkan, dinihari kemarin suasananya sangat ramai.

Ada perdebatan antara pemilik rumah dan sekelompok pemuda. Warga sekitar ketakutan membantu keluarga H. Yukas karena ada sekitar 10 rekan Ali yang mendatangi rumah itu. “Sebelumnya, terdengar suara patahan di belakang rumah dari arah kandang ayam. Lalu anak dan suami saya keluar”, jelas Istri H. Yukas, kemarin. Anaknya bernama Muhtar ke luar membawa parang. Ia lalu melihat ada sekelompok pemuda di kandang ayam milik mereka.

Pria berusia 32 tahun itu pun diduga yang melukai Ali. “Anak saya sempat tanya pemuda itu. Tiba-tiba parangnya mau direbut. Tidak lama setelah anak saya ribut dengan pemuda itu, ada suara teriakan di pekarangan dan melempari rumah kami. Anakku lalu mencoba minta tolong ke tetangga,” sambung Ibu empat anak itu.

Kapolres Kendari, AKBP Sigid Haryadi yang dikonfirmasi menjelaskan, saat ini pihaknya masih memeriksa saksi-saksi dan mengumpulkan barang bukti di lokasi kejadian. “Ada lima saksi yang kami sudah periksa. Parang juga kami sudah amankan juga. Untuk motifnya kami belum bisa pastikan. Tunggu saja, semua akan terungkap,” jelas Sigid saat ditemui di kantornya, kemarin. Saat ini ada beberapa anggota kepolisian dari Polres Kendari yang berjaga-jaga di rumah H. Yukas untuk mencegah aksi keributan. (b/p12/KP/fajar)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top