Tabrak Lari, Pria Ini Remuk Dihajar Massa – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Makassar

Tabrak Lari, Pria Ini Remuk Dihajar Massa

begal-berdarah-di-pasuruan-satu-korban-dan-tiga-pelaku-tewas-CZY

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR, — Suasana di depan Cafe at Pekarangan, Jalan Mappanyukki, Kota Makassar, Minggu (28/8) dinihari terlihat ramai. Puluhan orang berkumpul di depannya dengan mengelilingi sebuah mobil.

Ternyata baru saja terjadi aksi massa. Mereka mengeroyok dan memukuli pengendara mobil bernama Muhammad Arif Raehan (17), warga Tidung 8 Setapak 7, Kelurahan Rappocini.

Sebelumnya, Arif baru saja terlibat kecelakaan lalulintas yang menabrak dua orang wanita pengendara sepeda motor di Jalan Botolempangan. Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mengambil tindakan.

Emosi massa tersulut akibat perilaku pengemudi mobil yang terkesan tidak bertanggung jawab. Ia bukannya turun dari mobil untuk menolong korban yang ditabraknya, melainkan langsung melarikan diri.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung mengejar pelaku. Aksi kejar-kejaranpun terjadi. Arif melajukan mobilnya dengan kecepatan cukup tinggi.

Karena ketakutan, pelaku singgah di depan Cafe at Pekarangan untuk menyelamatkan diri. Namun keberadaannya ketahuan pengendara motor lain yang mengejarnya. Merekapun langsung masuk ke dalam kafe.

Tanpa diaba-aba, massa langsung menghakimi pelaku. Situasi kafe jadi gaduh. Pemiliknya pun panik, karena tiba-tiba saja ada orang diamuk warga di seputaran kafe miliknya.

Menerima laporan kejadian, tim patroli Polrestabes Makassar dipimpin Bripka Emir Solihan langsung ke Cafe at Pekarangan. Arif berusaha dievakuasi dari kepungan massa yang terus memukulinya.

Banyak warga yang melintas menduga pelaku tabrak lari ini merupakan begal. Mereka tak menyia-nyiakan kesempatan dan singgah untuk memukuli pelaku.

Momo, pemilik Cafe at Pekarangan mengaku kaget dan terkejut, sebab tiba-tiba saja ada orang yang dipukuli massa di kafenya. ”Orang itu langsung lari masuk. Tidak lama kemudian datang puluhan pengendara motor dan langsung memukulinya.

Belakangan baru saya tahu dia berusaha menyelamatkan diri. Ternyata ia baru saja menabrak pengendara motor lalu kabur,” terang Momo.

Dua korban tabrak lari Arif, masing-masing bernama Jumria (20) dan Sri Arwani. Sesaat setelah kejadian, keduanya yang mengalami luka parah langsung dilarikan ke Rumah Sakit Stella Maris.
Dari hasil pemeriksaan petugas medis RS Stella Maris, Sri Arwani mengalami patah tulang pada kaki sebelah kiri. Sementara Jumria menderita luka pada bagian dagu dan memar di beberapa bagian tubuhnya.

Korban belum bisa dimintai keterangannya lantaran masih syok atas insiden itu. Sri diketahui merupakan warga Maros, sementara Jumria berasal dari Sengkang.

”Minta maaf, saya belum bisa bicara banyak. Masih sakit sekali kurasa. Saya warga Sengkang, kalau temanku itu orang Maros,” ujar Jumria yang tak henti-hentinya meringis kesakitan saat terbaring di RS Stella Maris.

Ditemui terpisah, Muh Arif mengaku tak sengaja menabrak kedua korban. Ia juga menyayangkan aksi warga hingga membuatnya babak belur.

”Beruntung datang polisi yang menyelamatkan saya,” ujarnya.
Arief menyebut, sedikitnya ada 50-an warga yang mengejar dan memukulinya. Dia mengenali diantara orang yang menghajarnya, mengenakan topi hitam dan bertubuh kekar. (ish/rus/bkm)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top