Terbaru, Percobaan Bom di Medan Ternyata Pakai Petasan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Kriminal

Terbaru, Percobaan Bom di Medan Ternyata Pakai Petasan

images

FAJAR.CO.ID, MEDAN – Hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku percobaan bom bunuh diri di Medan, Sumatera Utara (Sumut), polisi menyatakan, bahan peledak yang diletuskan pelaku hanya petasan.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Sumut, Kombes Nur Fallah mengatakan, pelaku bukan meledakkan bom, melainkan petasan.

“Diduga petasan itu tidak meledak. Hanya mengeluarkan api dan asap saja. Setelah itu, pelaku ngejar pastor ke mimbar,” kata Fallah di lokasi kejadian yang dilansir Sumut Pos (Jawa Pos Group), Senin (29/8).

Hingga kini pihaknya masih menyelediki keterkaitan antara pelaku dengan pelaku yang diduga merakit bom itu di Jalan Brigjend Katamso, Kelurahan Kampung Baru.

“Masih mempelajari motifnya apa. Memang ada kabel, kita masih mau melakukan penyelidikan dulu dan mungkin ke depan akan saya sampaikan lebih lanjut,” katanya.

Selain itu, Fallah juga mengatakan, niat pelaku bukan untuk melakukan aksi bom bunuh diri, tetapi ingin membunuh Pastur Albert Pandiangan dengan sebilah pisau.

“Namun yang kena hanya bagian tangan. Setelah itu, dikejar oleh umat dan setelah itu ditangkap lalu diamankan dan segera menghubungi pihak kepolisian,” kata Fallah.

Mengenai jumlah pelaku yang lebih dari satu orang, Fallah belum dapat memastikan hal tersebut.

Kata dia, sejauh ini masih seorang pelaku yang berhasil diamankan polisi. Soal ditemukannya simbol-simbol jaringan ISIS dari saku pelaku, Fallah pun belum dapat memastikan kalau pelaku berkaitan dengan ISIS.

“Sementara belum bisa kita menentukan sampai ke sana (soal ISIS). Pelaku masih dikembangkan oleh anggota polisi dan dibawa ke lokasi lain yang diduga tempat tinggal bersangkutan,” jelasnya.

Begitupun, Fallah enggan berspekulasi terkait adanya jaringan terorisme maupun lainnya. Fallah bilang, pihaknya fokus terhadap kasus percobaan pembunuhan.

“Sampai saat ini masih dikembangkan soal motif lainnya. Sampai saat ini kita belum bisa menyimpulkan. Pelaku masih bungkam. (Korban) hanya satu orang, pastor,” kata dia.

(amr/adz/iil/JPG)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top