Wow, BUMDes di Desa Ini Raih Omzet Hingga Rp6,5 Miliar – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Nasional

Wow, BUMDes di Desa Ini Raih Omzet Hingga Rp6,5 Miliar

BUMDes Ponggok 01

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Program Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yang digagas oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), mulai menuai hasil.

Salahsatunya Desa Ponggok, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah yang berhasil membukukan omzet BUMDes hingga Rp6,5 Miliar dengan laba sebesar Rp2,5 Miliar.

“Ini menjadi salah satu contoh untuk bisa diterapkan di desa-desa lain. Kita ajak desa yang baru mendirikan BUMDes untuk belajar dari desa-desa yang sudah berhasil,” ujar Mendes PDTT, Eko Sandjojo saat meninjau BUMDes Ponggok, Selasa (30/8).

BUMDes Ponggok sendiri telah berhasil mendirikan beberapa unit usaha, seperti halnya minimarket, rumah makan tenda dan wisata air berupa kolam renang.

Untuk pengunjung wisata air saja, rata-rata dapat mencapai 600 wisatawan per hari. Bahkan diakhir pekan jumlah pengunjung bisa meningkat drastis hingga mencapai 1.500 wisatawan.

BACA:  Produksi Pangan Indonesia Bisa Lampaui Brazil, Ikuti Cara Menteri Ini

“Keberhasilan BUMDes tergantung bagaimana keseriusan masyarakat dan pengelolaan manajemennya dan sadar akan potensi daerahnya. Karena desa-desa kita ini semuanya unik, karakternya juga beda-beda,” ujarnya.

Menurut Mendes Eko, desa dengan infrastruktur dasar yang telah terpenuhi, dapat menggunakan dana desa untuk mendirikan dan mengembangkan BUMDes.

“Dengan begitu, dana desa dapat memberikan impact (dampak) pada aktivitas ekonomi, terutama ekonomi perdesaan,” ujarnya.

Menurut Eko, desa sebenarnya memiliki potensi besar untuk dapat menopang ekonomi perkotaan. Misalnya dengan mendirikan pabrik dan memproduksi berbagai produk-produk unggulan.

“Desa kita sangat banyak, ada 74.754 desa di mana mayoritas aktifitas ekonominya adalah bercocok tanam, peternak dan nelayan. Sebagian besar masyarakat Indonesia hidup di desa. Jadi kalau kita bisa menggerakkan masyarakat desa, ini bisa menjadi motor penggerak ekonomi kita,” pungkasnya.

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top