Istri Kadis ESDM Sultra Diperiksa Terkait Aliran Dana Nur Alam – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Hukum

Istri Kadis ESDM Sultra Diperiksa Terkait Aliran Dana Nur Alam

Priharsa Nugraha

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami sejauh mana aliran dana hasil dugaan korupsi atas penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) kepada PT Anugerah Harisma Barakah (PT AHB) di Kabupaten Bombana dan Buton, Sultra.

Hari ini, Fatmawati Kasim yang tak lain adalah istri dari Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sultra, Burhanuddin telah dimintai keterangannya oleh penyidik KPK. Fatmawati dalam kasus ini diduga memiliki informasi penting terkait dengan aliran uang tersebut.

“Hari ini penyidik melakukan pemeriksaan perkara TPK persetujuan pencadangan wilayah pertambangan persetujuan izin usaha tambang eksplorasi dan persetujuan peningkatan IUP eksplorasi jadi IUP produksi ke PT AHB Sultra 2008-2014,” jelas Kepala Bagian Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha saat menggelar konferensi pers di gedung KPK, Rabu (31/8).

“Penyidik memeriksa seorang saksi atas nama Fatmawati Kasim. Yang bersangkutan adalah swasta ibu rumah tangga, kerabat dari Burhanuddin,” sambungnya.

BACA:  Bupati Morotai Suap Akil Rp 2,9 Miliar

Dalam proses pemeriksaan kali ini, penyidik KPK fokus pada beberapa peristiwa terkait dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh Nur Alam, khususnya yang berkaitan dengan aliran uang. Namun sayangnya, Priharsa enggan untuk membeberkan secara detil kepada awak media.

“Detil belum bisa disampaikan seperti keterlibatan diketahui Fatmawati. Penyidik anggap yang bersangkutan diduga memiliki informasi penting untuk pendalaman tersangka Nur Alam, ini khususnya mengenai aliran uang,” jelasnya.

Terkait dengan dugaan adanya keterlibatan Burhanuddin sebagai Kadis ESDM Sultra, Pirharsa menegaskan sampai sejauh ini semua informasi masih dilakukan pendalaman dengan melakukan pemeriksaan terhadap para saksi.

“Ya nanti akan diperdalam juga oleh penyidik. Sampai saat ini baru Nur Alam yang ditetapkan sebagai tersangka,” tutupnya. (hrm/Fajar)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top