Makin Rumit, Kubu Jessica Bilang Belum Tentu Mirna Meninggal Karena Sianida – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Makin Rumit, Kubu Jessica Bilang Belum Tentu Mirna Meninggal Karena Sianida

Jessica Kumala wongso

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sidang terdakwa Jessica Kumala Wongso ke-16 masih diwarnai perdebatan. Ketua tim kuasa hukum Jessica meragukan korban Mirna tewas karena sianida. Hal itu berdasarkan keterangan saksi ahli forensik dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, dr Budi Sampurno.

“Tadi juga sudah dinyatakan parameter meninggalnya seorang karena sianida itu adalah ditemukannya asam oksonat (zat sianida) di dalam hati dan urin Mirna. Ternyata itu hasilnya negatif. Jadi saya kira dengan kseimpulan demikian itu cukup meyakinkan buat kita bahwa tidak bisa dipastikan sebab matinya karena sianida,” ucap Otto di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (31/8).

Terpisah, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ardito Muwardi mendukung penuh kesaksian dari ahli forensik yang didatanginya itu.

“Poin yang harus diambil sebagai suatu kesimpulan bahwa keterangan ahli ini adalah sangat mendukung, sejalan dan sependapat dengan keterangan dari ahli-ahli sebelumnya toksikologi maupun ahli kedokteran forensik yang melalukan pemeriksaan,” papar Ardito.

BACA:  Ini Jawaban Ahli Racun Soal Misteri Sianida di Lambung Mirna

Terlepas dari itu, misteri kematian Mirna masih menjadi pertanyaan besar. Pro dan kontra kasus kopi beracun ini terus bergulir.

Sebelumnya diketahui, sidang kematian Mirna kembali digelar. Dalam sidang ke-16 ini, terdakwa Jessica Kumala Wongso akan mendengar kesaksian dari Ahli Forensik RSCM.

Jessica ditetapkan sebagai tersangka atas pembunuhan berencana terhadap Mirna. Mirna tewas usai meminum kopi yang telah dibubuhi zat sianida saat bertemu dengan Jessica dan Hani di Restoran Olivier, Grand Indonesia Shopping Towns, Jakarta, 6 Januari lalu.

Jessica didakwa dengan Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Pembunuhan Berencana dengan ancaman maksimal hukuman mati. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top