Polisi Grebek Markas Geng Motor Penganut Ilmu Kebal – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Kriminal

Polisi Grebek Markas Geng Motor Penganut Ilmu Kebal

kasihan-baru-sebulan-di-penjara-tahanan-ini-meregang-nyawa

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jajaran Polsek Metro Jagakarsa, Jakarta Selatan bertindak tegas menyikapi broadcast meresahkan masyarakat yang beredar di media sosial (Medsos). Polisi menggerebek kelompok penganut ajaran ilmu kebal atas nama Mahesa Kurung, di  Lenteng Agung.

Polisi mengamankan pemimpin kelompok tersebut berserta pengikutnya. Kapolsek Metro Jagakarsa, Kompol Sri Bhayakari, mengatakan, kelompok yang kebanyakan diikuti oleh remaja yang itu kerap melakukan tawuran. Modusnya, para anggota ajaran ilmu kebal tersebut membentuk geng motor bernama ”Geng Motor Inggris.” 

Kelompok Geng motor tersebut menggunakan sekitar 30 motor,  saling berboncengan dilengkapi  senjata tajam. Geng motor ini berkeliaran di Wilayah Jagakarsa dan Pasar Minggu. 

Tak hanya itu, dua kali Geng motor ini menyerang kelompok lain atau warga yang sedang nongkrong di pinggir jalan. Tujuan untuk menguji ilmu kebal dengan ajimat yang didapatkan setelah belajar di kelompok Mahesa Kurung. 

Untuk mendapatkan ajimat, anggota kelompok mengikuti pelatihan di suatu tempat di dekat sebuah bengkel ketok magic depan Stasiun Tanjung Barat di Jl. Raya Lenteng Agung dengan Ketua atau Guru Wisnu.

Tak ayal, menanggapi broadcast yang ramai di Medsos tersebut, Sri Bhayakari langsung memerintahkan jajaran Intelkam dan Reskrim untuk menyelidikinya.  

Kurang dari 1x 24 jam, jajaran Polsek Jagakarsa berhasil mendapatkan data dan informasi tentang adanya aktivitas kelompok tersebut.

“Aktivitas Kelompok Mahesa Kurung tersebut berada sebagaimana yang dimaksud dalam broadcast yang beredar di media social,” ujar Sri. 

Keberadaan kelompok tersebut ditemukan di daerah Lenteng Agung tepatnya di RT 03/01, Kelurahan Lenteng Agung. Aktivitas kelompok tersebut dilakukan setiap seminggu sekali. 

”Tepatnya malam Sabtu dengan melakukan latihan dan pengajian yang dipimpin oleh seorang pemimpin yang dikenal bernama Bayu,” tandas Sri.

Ditambakannya, para peserta atau pengikutnya terdiri dari puluhan remaja yang datang dari beberapa wilayah sekitar Lenteng Agung dan sekitarnya. Kemudian dari informasi mereka yang melakukan latihan dan belajar ilmu kebal dan ilmu pengasih pada malam hari.

Akhirnya, pada pukul 23.00, Jumat malam (2/9, 22 personil Polsek Jagakarsa menggerebek lokasi tersebut. Namun saat itu tidak ditemukan adanya kumpulan anak remaja. Diduga informasi dan rencana petugas Kepolisian sudah bocor. 

Namun dalam peristiwa itu, Polsek Jagakarsa mengamankan Bayu Aji Prakoso yang mengaku sebagai Pemimpin Kelompok Mahesa Kurung, Lenteng Agung Jakarta Selatan, berikut 2 orang pengikutnya yang masih di bawah umur. 

Humas Polsek Jagakarsa, Aiptu Khairul menerangkan bahwa berikut barang bukti. Antara lain, satu bilah Keris kecil, 2 buah Tasbih, 9 buah Isim atau Wafaq atau Ajimat, 14 pasang buluh perindu, satu buah Kemenyan, 5 butir batu akik dan 7 botol minyak wangi. 

Sehingga untuk kepentingan penyelidikan, tiga orang diduga Kelompok Mahesa Kurung dan barang-barang tersebut diamankan ke Polsek Jagakarsa. “Tiga orang diamankan usai melakukan aktivitasnya. Diduga kelompok Mahesa Kurung,” tandasnya. (ibl/sam/jpnn)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top