Sadis, Lagi Asik Nongkrong, Mahasiswa Ditebas Samurai – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Kriminal

Sadis, Lagi Asik Nongkrong, Mahasiswa Ditebas Samurai

police_line_blood_jpg_thumb.gif

FAJAR.CO.ID, SAMARINDA – Meski subuh hampir tiba, Mokarsono bersama sejumlah rekannya sesama mahasiwa memilih nongkrong di simpang Vorvo, Samarinda, Minggu (4/9) kemarin.

Pemuda 26 tahun itu larut dalam canda tawa bersama sejumlah temannya. Tak lama kemudian, datang dua pemuda tak dikenal dengan mengendarai motor menghampiri Mokarsono dkk.

Tak diduga, dua pria misterius itu langsung mencabut samurai yang disembunyikan dari balik bajunya. Keduanya lantas menyerang Mukarsono dan teman-temannya.

Keruan saja Mukarsono dan temannya kaget lalu berusaha menghindar. Tapi nahas warga Jalan KH Wahid Hasyim tak sempat menjauh dari serangan membabi buta pria misterius tersebut.

Tebasan samurai yang pertama kali diayunkan pelaku tepat megenai pipi sebelah kanan Mukarsono. Luka robek di wajah itu tak membuat pelaku puas. Tebasan kedua pun dilayangkan.

Kali ini mengenai bagian leher tepat di bawah dagu Mukarsono. Mokarsono akhirnya berhasil meyelamatkan diri setelah sejumlah warga berusaha melawan pelaku dengan membawa balok kayu.

“Mereka (pelaku, Red) langsung kabur mengedarai motor karena banyak warga yang berdatangan,” kata salah seorang warga yang namanya enggan disebutkan pada Samarinda Pos (Fajar Group).

Saksi tersebut tak tahu persis siapa dua pria misterius yang datang dan tiba-tiba menyerang sekelompok pemuda yang sedang nongkrong di simpang empat.  “Yang saya lihat pelaku dua orag mengendarai motor Yamaha Jupiter MX. Kalau pelatnya saya tak melihat karena kondisinya kebetulan remang-remang,” ujarnya.

Saksi menyebutkan, salah satu pria misterius pelaku penyerangan yang dilihatnya bertubuh tinggi dan berbadan kurus. “Itu yang membawa samurai,” tuturnya.

Semetara itu, setelah kedua pelaku misterius kabur, Mukarsono langsung dilarikan ke RSUD AW Sjahranie.

“Kasus itu belum dilaporkan, tapi kami sudah membuatkan visum lukanya untuk mengantisipasi apabila korban (Mokarsono, Red) megadu,” kata Kanit Reskrim Iptu Yunus Kelo. (kis/oke/jos/jpnn)

loading...
Click to comment
To Top