MENGEJUTKAN! Prostitusi Anak untuk Kaum Gay Punya Aplikasi Khusus untuk Saling Berhubungan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Kriminal

MENGEJUTKAN! Prostitusi Anak untuk Kaum Gay Punya Aplikasi Khusus untuk Saling Berhubungan

ilustrasi gay

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Subdit Cyber Crime Dittipideksus Bareskrim Polri menemukan fakta baru di kasus prostitusi anak untuk kaum gay. Yakni aplikasi untuk saling berhubungan antara germo, korban dan pelanggan.

Sebelumnya hanya Facebook yang digunakan, tapi kini kata Dirtipideksus Brigjen Agung Setya ada aplikasi yang mereka temukan. Temuan aplikasi ini akan menjadi bahan koordinasi antara penyidik Bareskrim dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

“Mereka menggunakan aplikasi supaya memudahkan berhubungan atau menemukan sasaran bagi mereka,” ungkap Agung di Mabes Polri, Selasa (6/9).

Agung menjelaskan aplikasi ini untuk memudahkan pelanggan dalam mencari anak-anak yang sesuai dengan kriterianya. Alasannya karena pelaku alias mucikari itu telah memasukkan data korban ke dalam aplikasi tersebut.

“Data anak-anak itu (korban) dimasukan oleh AR ke aplikasi itu, kemudian orang-orang jadi bisa tau. Oh di dekat sini, ada yang gay di mana nih yang paling deket. Misalnya ketemu, oh ini. Jadi orang itu bisa chatting sama si anak ini,” jelasnya.

Saat ditanyakan soal aplikasi tersebut apakah sejenis Twitter, Line dan Whas up, Agung enggan menyebutkan. Menurut dia aplikasi tersebut yang pasti isinya dapat menjelaskan bahwa korban terpantau ada di lokasi manapun.

“Ya pokoknya ada aplikasi yang memberitahu mana dekat sini yang prilakunya atau orangnya gay. Jadi dia bisa bekerja atau komunikasi langsung,” paparnya.

Agung menambahkan bahwa aplikasi tersebut juga menampilkan konten pornografi. Sehingga apapun yang ada di aplikasi tersebut dapat dilihat oleh semua orang.

“Artinya kalau pakai UU ITE bisa menyebarkan konten pornografi. Jadi saya pikir, kita mesti mendalami lagi,” paparnya.

Agung juga menyebut, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kemkominfo untuk menindak lanjuti munculnya aplikasi tersebut. Termasuk menindak lanjuti soal Facebook yang menjadi awal mula terpecahkannya kasus prostitusi ini oleh ton Cyber Crime.

“Ya kita pasti mengkomunikasikan itu, tapi ada hal-hal yang perlu didiskusikan secara teknis,” jelasnya. (elf/JPG)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top