Begini Cara Hilangkan Marah Dalam 1 Detik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Samudera Ilmu

Begini Cara Hilangkan Marah Dalam 1 Detik

marah
sumber foto: pixabay.com

MARAH bisa menjerumuskan orang pada perbuatan tak terpuji. Jika amarah memuncak, piring bisa dibanting, gelas dipecahkan, remot TV melayang, memukili wajah orang, melemparinya, memakinya, bahkan bisa sampai pada pembunuhan dan mengeluarkan perkataan kekafiran yang dimurkai Allah.

Karena marah, talak dijatuhkan, istri dipukuli, anak dilempari, teman kantor dimaki. Tak hanya sampai di situ, orang yang dimarahi bisa menimbulkan dendam. Dendam yang bisa jadi diingat terus menerus, dan sulit dilupakan. Tentu anda mengetahui, bahwa efek samping marah adalah menyebabkan darah tinggi, stres, dan berbagai penyakit lainnya.

Maka inilah kalimat yang diajarkan Rasulullah saw untuk menghilangkan marah apabila sedang marah, atau hendak memarahi seseorang. Kalimatnya singkat, hanya membutuhkan waktu 1 detik untuk melafadznya, maka marahmu hilang.

Kalimatnya adalah: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ

(A’udzu billahiminsyaitanirrazim)

Yakinlah dengan sungguh-sungguh terhadap bacaan ini. Ketahuilah, sumber marah adalah syaitan. Jika seseorang marah, maka darahnya akan mengalir kencang, detak jatung berdebar keras. Maka akal tidak dapat berfungsi dengan sempurna. Karena peredaran darah ke otak tidak normal. Sedangkan Rasulullah bersabda, syaitan menyusup pada manusia melalui aliran darahnya. Maka waspadalah.

Berikut hadits lengkapnya tentang menghilangkan marah:

Dari sahabat Sulaiman bin Surd radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan: “Suatu hari saya duduk bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu ada dua orang yang saling memaki. Salah satunya telah merah wajahnya dan urat lehernya memuncak. Kemudian Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِني لأعلمُ كَلِمَةً لَوْ قالَهَا لذهبَ عنهُ ما يجدُ، لَوْ قالَ: أعوذُ بالله مِنَ الشَّيْطانِ الرَّجيمِ، ذهب عَنْهُ ما يَجدُ
Sungguh saya mengetahui ada satu kalimat, jika dibaca oleh orang ini, marahnya akan hilang. Jika dia membaca ta’awudz: A’-uudzu billahi minas syaithanir rajiim, marahnya akan hilang. (HR. Bukhari dan Muslim).

Dan ini imbalan bagi orang yang menahan amarahnya, Rasulullah saw bersabda: لا تغضب ولك الجنة (“Janganlah Marah, Bagimu Surga.” HR Thabrani, Sahih dalam Kitab Shahih At-Targhib no. 2749).

Semoga Allah mengampuni kita semua, dari kemarahan tidak wajar, yang pernah kita lakukan. Dan segala puji hanya kepada Allah swt.

loading...
Click to comment
To Top