Omzet GIAA Dikabarkan Menurun, Pengamat Sarankan Rombak Direksi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Ekonomi & Bisnis

Omzet GIAA Dikabarkan Menurun, Pengamat Sarankan Rombak Direksi

Garuda-Indonesia

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Menurunya ekonomi Indonesia berdampak besar bagi sejumlah perusahaan BUMN. Salah satunya PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) yang mengalami penuruan pendapatan.

Tercatat omset Garuda Indonesia menurun cukup drastis di triwulan II-16. Bahkan mengalamai kerugian mencapai 63.190,972 dolar AS. Hal ini dihitung dari pendapatan usaha sebesar 1,764,003,595 dolar AS sementara beban usaha sebesar 1,812,934,041 dolar AS.

Pengamat BUMN, Arif Puyono menilai untuk kembali membangkitkan pendapatan sudah saatnya Garuda restrukturisasi.

Karena, Kata Arif, dengan kondisi ekonomi seperti saat ini tentu ini sebuah tantangan besar. Apalagi persaingan di dunia penerbangan sangat ketat.

“Bisnis penerbangan ini punya hubungan yang kuat dengan ekonomi dunia. Dalam 3 tahun ini kan terjadi pelembatan ekonomi dunia dan berimbas pada ekonomi domestik,” kata Arif saat dihubungi.

BACA:  Yang Ingin Berkarir di BUMN, Inilah Perusahaan yang Buka Lowongan Kerja. Pendaftaran Secara Online!

Untuk menghindari terjadinya kebangkrutan, Garuda harus merombak manajemennya. Dan paling penting adalah direksi yang tidak optimal harus diganti agar tidak berdarah darah nantinya.

“Selain perombakan direksi. Startegi lain bisa saja merubah pasar Garuda menjadi low cost carrier. Untuk menarik pasar yang memang sekarang cendrung ke pesawat low cost,” ujarnya.

Tidak hanya itu, sewa pesawat juga kata Arif harus ditekan lagi. Ini bisa dilakukan dengan pembicaraan ulang.

“Semua harus dirubah, agar Garuda bisa tetap berdiri dan menjadi pesawat kebanggaan Indonesia,” tandasnya.

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top