Ungkap Kasus Suap, Damayanti Minta Maaf ke Komisi V DPR RI – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Hukum

Ungkap Kasus Suap, Damayanti Minta Maaf ke Komisi V DPR RI

Damayanti Whisnu Putranti

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti menyampaikan nota pembelaan (pledoi) atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi.

Dalam pledoinya, Damayanti meminta maaf kepada rekan-rekannya di komisi V DPR karena telah mengungkap kasus suap penggiringan proyek di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat kepada KPK secara terang-benderang.

“Kepada komisi V DPR maaf kalau saya harus menyampaikan sejujurnya pada kasus yang sekarang sedang berlangsung. Saya harus menyampaikan yang sejujurnya meski saya harus mengambil risiko, meskipun mendapat tekanan dan ancaman,” kata terdakwa penerima suap dari Direktur PT Windhu Tunggal Utama (WTU) Abdul Khoir, itu di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (7/9).

KPK memang telah menyetujui Damayanti menjadi Justice Collaborator atau pelaku yang bekerja sama dengan penegak hukum. Damayanti dinilai telah membantu penyidik mengungkap tersangka penerima suap lainnya dari Abdul Khoir.

Mereka di antaranya Kepala Balai Jalan Nasional (BPJN) IX Maluku Amran Hi Mustary, Anggota Komisi V DPR Budi Supriyanto (Golkar), dan Andi Taufan Tiro (PAN).

Mereka diduga turut menerima suap miliaran rupiah dari Abdul Khoir. Tujuannya, agar komisi V DPR menyalurkan program dana aspirasi ke dalam proyek pembangunan jalan di Maluku dan mengupayakan PT WTU sebagai pelaksananya.

Selain itu, Damayanti juga meminta maaf kepada masyarakat di daerah pemilihannya, Jawa Tengah IX, Brebes.

“Permintaan maaf pada masyarakat Brebes daerah pemilihan saya,” ujar Damayanti.

Sebelumnya, JPU KPK menuntut Damayanti dihukum pidana penjara selama enam tahun dan denda Rp 500 juta subsider enam bulan kurungan. (Put/jpg)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top