Dua Warga Jeneponto Meninggal, Diduga Karena Sianida, Mercuri dan Arsenik – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Daerah

Dua Warga Jeneponto Meninggal, Diduga Karena Sianida, Mercuri dan Arsenik

kerang-bulu-yang-dikonsumsi-warga

FAJAR.CO.ID, JENEPONTO – Kasus keracunan massal Kerang Bulu yang memakan korban di Kabupaten Jeneponto belum lama ini mulai ada titik terang. Kerang bulu yang dalam bahasa setempat disebut Tude ini diduga akibat paparan logam berat. Diantaranya mercuri, sianida dan arsenik.

Dosen Toksikologi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin, Dr Agus B Birawida S.Kel M.Kes menuturkan Mercuri, Arsenik dan Sianida sangat mematikan. Apalagi jika dikonsumsi dalam kadar yang tinggi.

Mengapa mematikan? “Sebab, Mercuri merusak enzim sitokrom. Dimana Mercuri menghambat oksigen dalam tubuh. Mercuri mudah berikatan dengan hemoglobin (HB) yang menyebabkan sesak nafas hingga kematian,” jelas Agus sebagaimana dilansir dari Fajar (Fajar.co.id Group).

Pria yang mengambil Disertasi berjudul Pemerolehan Dinamis dan Analisis Risiko Kesehatan Logam Berat pada Masyarakat Pesisir Kota Makassar mengatakan bahaya makanan di sekitar pesisir adalah karena pesisir merupakan tempat pertemuan semua pencemaran. Baik akibat aktivitas di laut maupun di darat.  

“Kalau banyak aktivias di daratan dan sudah dibuktikan adanya logam berat maka jangan mengonsumsi makanan dari laut tersebut,” katanya saat ditemui Selasa (6/9).

Khusus kerang menurutnya sangat potensial terpapar. Sebab berbeda dengan ikan yang mobile, kerang tidak bergerak kemana pun sehingga pencemaran dengan konsentrasi sedikit pun semakin lama akan semakin meningkat di dalam tubuhnya.

“Semakin berbahaya karena kalau kita makan kerang, dimakan semuanya,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, dua orang warga Kabupaten Jeneponto dilaporkan tewas usai mengkonsumsi Kerang Bulu, pada Selasa (30/8) lalu. Kedua korban yang meninggal dunia diketahui Daeng Bombong (40) dan Daeng Ngangki (55) warga Kampung Beru Desa Mallasoro, Kecamatan Bangkala Jeneponto.

Keduanya tewas diduga usai mengkonsumsi makanan yang oleh warga setempat disebut Tude ini. Tidak saja korban tewas, puluhan warga di desa yang sama juga mengalami keracunan massal. (dni/sad/fajar)

loading...
Click to comment