Gugatan Dimenangkan MK, Novanto Bisa Gugat Ma’ruf Syamsuddin – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Gugatan Dimenangkan MK, Novanto Bisa Gugat Ma’ruf Syamsuddin

setya-novanto-disela-sela-acara-munaslub

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Pakar hukum pidana, Universitas Islam Indonesia (UII) Muzakir menjelaskan, Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto bisa menggugat pelaku perekam pembicaraan dengan Riza Chalid yang disebut-sebut pertemuan kasus “papa minta saham”.

Hal itu bisa dilakukan lantaran putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menyebut bahwa pertemuan tersebut tidak dapat dikategorikan sebagai pemufakatan jahat.

“Dengan adanya putusan MK ini, Novanto sebetulnya punya legal standing untuk menggugat orang yang merekam itu. Itu delik personal,” kata Muzakir, Kamis (8/9).

Menurut Muzakir, status rekaman pembicaraan kasus ‘papa minta saham’ belum sah secara hukum. Sehingga, tidak dapat disebut sebagai tindak pidana.

“Pertemuan antara Setnov, Riza Chalid dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (FI), Maroef Sjamsoedin belum bisa dikategorikan sebagai pemufakatan jahat,” ujarnya.

Karena itu, kasus ini sebetulnya juga tidak hanya terkait soal kewenangan, melainkan karena tidak adanya kelanjutan atau bahkan ‘meeting of mind’ (kesepahaman) yang timbul atas pertemuan tersebut.

“Kalau saya, saya katakan kasusnya Novanto itu tidak bisa mufakat jahat. Terlalu jauh untuk mufakat jahat,” tandasnya.

Mahkamah Konstitusi yang mengabulkan sebagian permohonan uji materi yang diajukan oleh Setya Novanto terkait UU 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) dan UU 20/2001 tentang Perubahan Atas UU 31/1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor).

Diketahui kasus “Papa Minta Saham” terungkap setelah rekaman suara yang direkam oleh Ma’ruf Syamsuddin yang ketika itu menjadi Dirut PT Freeport dilaporkan oleh Sudirman Said ke MKD yang kala itu juga menjadi Menteri ESDM.

loading...
Click to comment
To Top