Koalisi Kekeluargaa Tidak Solid Usung Nama – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Jabodetabek

Koalisi Kekeluargaa Tidak Solid Usung Nama

koalisi-kekeluargaan.jpg.2.1

JAKARTA – Koalisi Kekeluargaan untuk Pilkada DKI Jakarta belum memutuskan penentuan calon gubernur dan wakil gubernur untuk Pilkada DKI Jakarta. Saat ini koalisi itu terdiri dari PDI Perjuangan, Gerindra, Demokrat, PKS, PPP, PKB, dan PAN.

Hal tersebut dikatakan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid, menyikapi munculnya nama politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera sebagai calon wakil gubernur mendampingi calon gubernur Sandiaga Uno dari Partai Gerindra.

“Soal Cagubnya, Partai Gerindra, PKB dan PKS sepakat mengajukan Sandiaga Uno. Tapi, belum satu suara soal nama cawagub. Tiba-tiba muncul nama Mardani. Ini menunjukkan bahwa Koalisi Kekeluargaan belum solid,” kata Jazilul, kepada wartawan, di Gedung DPR, Senayan Jakarta, Jumat (9/9).

Menurut Jazilul, kalau soal deklarasi Sandiaga-Mardani, itu biasa. “Semua bisa deklarasi, yang penting, pas pendaftaran pasangan cagub-cawagub itu harus final,” ujarnya.

PKB sendiri kata dia, masih ingin menduetkan Sandiaga dengan Sekda DKI Saefullah. Duet tersebut lebih cocok untuk melawan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok.

“Kalau kami tetap dorong Sekda ya. Pak Saefullah kan orang Betawi asli, Bamus. Pengalaman birokrasinya lebih bagus. Juga Ketua PWNU DKI. Ya, lebih cocok, sebagian besar masyarakat DKI tahu beliau,” alasannya.

Dia jelaskan, salah satu penyebab Koalisi Kekeluargaan tidak kompak karena PDIP sampai saat ini belum menentukan sikap.

“Padahal PDIP memiliki suara signifikan di DPRD DKI. Kalau anggota koalisi yang paling besar belum ambil sikap, bagaimana lagi,” pungkasnya.(fas/jpnn)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top