Pecahkan Rekor di Hari Pertama, Warkop DKI Reborn Kalahkan AADC 2 – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Hiburan

Pecahkan Rekor di Hari Pertama, Warkop DKI Reborn Kalahkan AADC 2

warkop-dki-reborn

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tertawalah sebelum tertawa itu dilarang. Begitu pesan film-film Warkop DKI. Khusus film Warkop DKI: Reborn Jangkrik Boss Part 1, slogan itu boleh diganti. Tertawalah selama bisa mendapatkan tiket untuk nonton.

Film garapan sutradara Anggy Umbara itu menuai apresiasi yang luar biasa. Jumlah penonton pada hari pertama pemutaran Kamis (8/9) memecahkan rekor. Tercatat ada 270 ribu penonton. Angka itu mengalahkan film laris yang juga diputar tahun ini, Ada Apa dengan Cinta (AADC) 2. Film yang dibintangi Dian Sastrowardoyo dan Nicholas Saputra tersebut ditonton 200 ribu penonton pada penayangan perdana.

“Ini jadi rekor film nasional di hari pertama penayangan. Banyak juga yang tidak kebagian tiket,” tutur Indro yang menyatakan bahagia sekaligus bangga saat konferensi pers di Plaza Indonesia XXI kemarin (9/9).

Produser film Frederica mengatakan, jumlah penonton film tersebut membeludak. Bahkan, sebelum filmnya ditayangkan, tiket sudah sold-out. Penjualan presale tiket film tersebut yang berlangsung pada 28 Agustus–7 September untuk penayangan pada 8 September mencapai 50 ribu tiket. “Menurut pihak Cineplex 21, ini rekor film Indonesia sepanjang masa. Belum pernah terjadi. Bahkan untuk film Hollywood sekalipun belum pernah penjualan presale-nya sebanyak itu,” ungkap Frederica.

Dengan jumlah penonton yang luar biasa pada hari pertama, pihak bioskop pun memberikan privilege kepada film yang dibintangi Abimana Aryasatya, Vino G. Bastian, dan Tora Sudiro itu berupa penambahan layar. Frederica menjelaskan, pihaknya pada hari pertama mendapatkan 230 layar. Pada hari kedua, jumlahnya lebih dari dua kali lipat. “Hari ini kita buka 600 layar. Itu artinya, 50 persen layar bioskop yang ada di Indonesia menayangkan film kami,” ucapnya.

Frederica memerinci, 533 di antara 600 layar merupakan layar milik jaringan Cineplex 21. Sisanya adalah layar Cinemaxx, CGV Blitz, dan bioskop daerah. Sebetulnya, jumlahnya lebih dari 600. Namun, Frederica memilih membulatkannya menjadi 600 agar lebih mudah diingat. Jumlah penonton dipastikan terus bertambah. Apalagi, film itu rencananya juga diputar di beberapa negara Asia Tenggara. Antara lain, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam.

Kebahagiaan cast dan kru sedikit tercoreng dengan adanya insiden live streaming ilegal melalui aplikasi Bigo yang dilakukan beberapa netizen. Tindakan itu pun membuat geram banyak pihak. Frederica menuturkan, pihaknya sudah berkonsultasi dengan pengacara untuk membawa kasus tersebut ke jalur hukum. ’’Saya juga sudah meminta pihak bioskop untuk lebih memperketat aturan mengenai hal itu. Kan di dalam sebetulnya sudah ada CCTV. Harusnya bisa diantisipasi,’’ kata Frederica.

Hal senada dilontarkan Vino. Menurut dia, apa pun motivasinya, melakukan live streaming secara ilegal adalah tindakan melawan hukum. Pelakunya harus mendapat ganjaran setimpal. Abimana juga tidak kalah geram. ’’Nonton itu yah sebaiknya matikan handphone. Tidak melakukan recording. Fokus nonton saja,’’ ucapnya gemas. (and/c15/ayi)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top