Menteri Taunya Pusat Rehabilitasi, di Lapangan Ternyata Jadi Tempat Prostitusi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Daerah

Menteri Taunya Pusat Rehabilitasi, di Lapangan Ternyata Jadi Tempat Prostitusi

Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa

FAJAR.CO.ID BATAM – Bisnis prostitusi di Telukpandan Tanjunguncang, Batam, Kepulauan Riau, ternyata sulit dihentikan. Dikawasan yang terkenal dengan nama Sintai itu, bisnis lendir terbukti masih berjalan dan malah makin bergeliat.

Tentu saja hal itu, membuat Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa kaget mendengarnya. Karena mensos sendiri pernah memerintahkan agar segera menutup kawasan Sintai. Parahnya praktik prostitusi di Pusat Rehabilitasi Sosial Non Panti (PRSNP).

“Masa sih masih jalan? Di Panti rehab? Nanti saya konfirmasi sama wali kota,” ucap Khofifah seperti diberitakan batampos (Jawa Pos Group) hari ini (11/9).

Menurut dia, pemerintah melalui Kementrian Sosial menargetkan tahun 2019, Indonesia bakal bebas lokalisasi.

“Tergetnya Tahun 2019 lokalisasi seluruh Indonesia selesai. Ya tapi namanya juga ilegal bagaimana tutupnya, harus disisir dulu,” terangnya.

Khofifah menjelaskan, saat ini di seluruh Indonesia ada 99 lokalisasi yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk ditutup, tak terkecuali di Kepri.

“Nanti, tanggal 18 September ini (lokalisasi) di Banjar Baru Kalimantan Selatan ditutup,” terangnya. (jpnn/fajar)

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top