Lho.. Djarot Ragukan Kekompakan Koalisi Kekeluargaan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Politik

Lho.. Djarot Ragukan Kekompakan Koalisi Kekeluargaan

Dalam pertemuan 7l partai terdiri dari PDI Perjuangan, PAN, Partai Demokrat, PKB, PPP dan PKS untuk membahas penjajakan koalisi di Pilgub DKI Jakarta 2017 dan hasilnya 7 partai bersepakat untuk berkoalisi mengusung calon melawan bakal calon petahana Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat meragukan ketahanan koalisi kekeluargaan.

Alasannya, karena belakangan ini beberapa partai yang tergabung dalam koalisi penantang petahana itu mulai bertindak sendiri, tanpa persetujuan dari anggota lain.

“Sekarang pun dia (koalisi kekeluargaan) tidak  kompak kan. Tidak bisa jalan. Mau calonin sendiri-sendiri kan? Itu bukan koalisi namanya,” ujar Djarot di Kantor DPD PDIP DKI di Tebet, Jakarta Selatan, Senin (12/9).

Selain itu, kata dia, dalam sistem perundang-undangan, untuk mencalonkan kepala daerah tidak dikenal dengan istilah koalisi.

BACA:  Rawan Konflik, Pilkada Tangsel Dijaga 2.251 Polisi

“Yang ada (hanya istilah) gabungan beberapa partai kalau mau maju pilkada,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, koalisi kekeluargaan ini terdiri dari tujuh partai politik (parpol). Di antaranya yakni, PDIP, Gerindra, PPP, PKS, Demokrat, PKB dan PAN.

Ketujuh parpol itu berencana untuk mencari calon gubernur dengan tujuh kriteria yang telah mereka sepakati untuk diusung.

Namun, hingga kini, perbincangan di antara tujuh partai itu mulai meredup. Pasalnya, PDIP yang awalnya merupakan inisiator pembentukan koalisi, mulai menarik diri. (uya/JPG)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top