Begini Penjelasan Otoritas Arab Saudi di Mekkah Soal Penahanan 229 Jemaah Haji Indonesia – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

banner-oktober
Nasional

Begini Penjelasan Otoritas Arab Saudi di Mekkah Soal Penahanan 229 Jemaah Haji Indonesia

011306_197130_haji_HL_dari_m.jpnn_.com_
ilustrasi

FAJAR.CO.ID, JAKARTA- Sebanyak 229 warga negara Indonesia ditahan otoritas Arab Saudi di Makkah. Mereka kedapatan melakukan ibadah haji secara ilegal karena tidak memiliki izin haji atau tasrih.

“Pada dasarnya mereka adalah pelanggar hukum menurut hukum Arab Saudi,” ujar Acting Konsulat Jenderal RI di Jeddah Dicky Yunus kepada wartawan, Senin (12/9).

Meskipun melanggar hukum, Dicky menyatakan KJRI Jeddah tetap memberikan bantuan yang sejalan dengan hukum di Saudi. Pihaknya akan memastikan bahwa mereka ditahan di tempat yang layak dan memastikan hak-hak hukumnya.

Menurut Dicky, pihaknya langsung menangani kasus tersebut usai mendapat info dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. Dari koordinasi, diketahui mayoritas dari 229 WNI adalah overstayer (visa kadaluarsa) dan sisanya adalah WNI yang bekerja di luar Makkah.

Menurut hukum Saudi, 229 WNI tersebut dapat diancam hukuman minimal enam bulan penjara dan pencekalan memasuki Saudi selama 10 tahun.

“Polisi akan lakukan investigasi lebih mendalam setelah pelaksanaan haji. Hukumannya akan sangat tergantung beratnya kesalahan yang dilakukan. 229 WNI saat ini telah ditampung rumah detensi imigrasi Tarhil Syumaisi. Lokasinya berada di antara Jeddah dan Makkah,” jelas Dicky.

Sekedar informasi, para WNI ditangkap di dua lokasi berbeda yang merupakan penampungan gelap yang merupakan wilayah sindikat. Para WNI diduga telah membayar sejumlah uang kepada sindikat yang mengatur perjalanan untuk ibadah haji tersebut di Saudi. Mereka terdiri dari 155 perempuan, 59 laki-laki, dan 15 anak. [wah] 

loading...
Click to comment
Fajar.co
To Top