Ini Pengakuan Kadinkes Indramayu Soal Dugaan Suap Izin Rumah Sakit Milik Rohadi – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Hukum

Ini Pengakuan Kadinkes Indramayu Soal Dugaan Suap Izin Rumah Sakit Milik Rohadi

rs-milik-rohadi

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Kepala Dinas Kesehatan Indramayu Dedi Rohendi diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait pemberian izin Rumah Sakit Reksya milik tersangka suap, gratifikasi dan pencucian uang Rohadi.

Rohadi sebelumnya menjabat Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan diduga memberikan gratifikasi kepada kepada Dedi Rohendi terkait pemberian izin operasi rumah sakit Reksya.

Namun, Dedi membantah pernah ditawari apalagi menerima sesuatu dari Rohadi yang kini berstatus tersangka suap, gratifikasi dan pencucian uang itu.

“Tidak, kalau saya pribadi tidak. Cuma izin yang ditanya tadi (sama penyidik), pernah ditawari atau dapat apa. Saya (jawab) tidak pernah dapat,” kata Dedi usai diperiksa KPK, Selasa (13/9).

Menurut Dedi RS itu belum memiliki izin operasional namun sudah beroperasi. Dia pun sudah melaporkan ke Sat Pol PP yang ditembuskan kepada bupati Indramayu, terkait operasional RS tersebut.

“Kita sudah laporkan Ke bupati, ke Dinas Perizinan, sama ke Satpol PP,” ujarnya.

Dedi juga mengatakan, bupati Indramayu juga mendorong agar berdirinya RS namun tentunya dengan izin yang benar. Menurut dia, kelengkapan perizinan itu sangat perlu.

Karenanya, ia mendukung jika KPK ingin menghibahkan RS itu ke negara agar bisa memberikan pelayanan kepada publik.

“Kalau ada upaya untuk itu saya pikir bagus juga. Tidak ada masalah kalau untuk pelayanan masyarakatnya. Tapi, asal izinnya dibetulkan lagi,” kata dia.(jpnn/Fajar)

loading...
Click to comment
To Top