PKB Tarik Dukungan untuk Sandiaga. Kualisi Kekeluargaan Mulai Pecah? – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Politik

PKB Tarik Dukungan untuk Sandiaga. Kualisi Kekeluargaan Mulai Pecah?

Dalam pertemuan 7l partai terdiri dari PDI Perjuangan, PAN, Partai Demokrat, PKB, PPP dan PKS untuk membahas penjajakan koalisi di Pilgub DKI Jakarta 2017 dan hasilnya 7 partai bersepakat untuk berkoalisi mengusung calon melawan bakal calon petahana Basuki Tjahja Purnama (Ahok).

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menarik dukungan Sandiaga Uno setelah Partai Gerindra menggandeng kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera untuk dipasangkan dengan calon gubernurnya Sandiaga Uno.

Menurut Wakil Ketua DPW PKB DKI Jakarta Abdul Azis, dalam waktu dekat, partainya akan menggelar rapat koordinasi terbatas dengan seluruh pengurus internal. Guna menentukan langkah selanjutnya, apakah masih akan bersama koalisi kekeluargaan atau bahkan membentuk koalisi baru.

“Rapat juga akan membahas apakah PKB tetap mendukung Sandiaga Uno sebagai cagub pada Pilgub DKI mendatang. Atau malah mendukung Yusril ihza Mahendra,” katanya kepada wartawan, Senin (12/9).

Azis menjelaskan, sejak awal PKB disarankan para ulama dan kiai Nahdlatul Ulama (NU) untuk mendukung sosok Sandiaga Uno berdasarkan aspirasi warga ibu kota. PKB sendiri akan mengusung Saefullah yang saat ini masih menjabat sekda DKI Jakarta sebagai calon wakil gubernur untuk mendampingi Sandiaga Uno.

BACA:  Proses Pemilihan Anies-Sandiaga Berjalan Alot

Namun, PKS tanpa berdiskusi dengan partai lain di dalam koalisi kekeluargaan tiba-tiba menyodorkan kadernya yang juga langsung direspon positif oleh Gerindra. Atas langkah itu, PKB memilih untuk mendukung calon gubernur sendiri dengan tetap memasangkannya bersama Saefullah yang juga menjabat ketua PWNU DKI Jakarta. Dikabarkan, PKB akan turut mengajak partai lain di koalisi kekeluargaan dalam menggalang dukungan, yakni Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

“Deklarasi Sandiaga Uno itu merupakan amanat dari ulama dan kiai NU agar PKB mendorong Saefullah, ketua NU bisa bersanding dengan Sandiaga Uno. Kami tidak mau mengkhianati amanat tersebut,” demikian Azis. (ra/rmol)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top