Reklamasi Pulau G akan Dilanjutkan – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Jabodetabek

Reklamasi Pulau G akan Dilanjutkan

044932_601649_Luhut_Panjaitan_d_ric

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Proyek reklamasi di Teluk Utara Pantai Jakarta kembali akan dilanjutkan. Khususnya untuk Pulau G yang sebelumnya keluar rekomendasi agar dihentikan secara permanen.

Keputusan itu keluar setelah adanya pertemuan dan saling dengar pandangan yang dilakukan beberapa pihak.

Diantaranya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, PLN, Biro Hukum dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

“Kami sudah sampai pada kesimpulan sementara. Tidak ada alasan untuk tidak meneruskan reklamasi karena semua aspek sudah kita dengarkan,” ujar Luhut di kompleks Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Jakarta Pusat, Selasa (13/9).

Terkait rekomendasi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman sebelumnya, Luhut tak mau berkomentar. “Kamu jangan adu-adu saya dengan (menteri) yang sebelumnya. Saya harus bicara rekomendasi saya,” tegasnya.

Kendati proyek reklamasi akan terus dilanjutkan, Luhut menyebutkan bahwa kesejahteraan para nelayan yang selama ini menjadi buah bibir akan menjadi prioritas.

Pasalnya, setiap nelayan yang terdampak reklamasi Teluk Utara Pantai Jakarta akan disediakan rumah susun (rusun) dan kapal. Sehingga akan mendapat hidup lebih layak. “Mereka (nelayan) sudah ada 1.900 kapal. Mereka bisa berlayar sampai Natuna. Masuk ke daerah yang airnya bersih 13 kilometer dari Pantai Jawa,” paparnya.

Selain itu, lanjut Luhut, di pesisir pantai akan mulai dibangun hutan mangrove demi meminimalisir dampak banjir rob yang selama ini menghantui warga.

Tak hanya itu, mengenai gugatan hukum yang pernah dilayangkan warga soal reklamasi, Luhut tak begitu mempermasalahkannya. Menurut dia, gugatan tersebut belum memiliki kekuatan hukum tetap.

“Pembangunan reklamasi akan dilanjutkan. Tapi pengembang harus menaati setiap aturan yang dikeluarkan pemerintah,” tandas dia. (uya/JPG)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top