Sebagian Warga Kudus tidak kurban Potong Sapi Karena Begini – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

exciting-banten
Nasional

Sebagian Warga Kudus tidak kurban Potong Sapi Karena Begini

ternak-sapi-potong

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Hari raya Idul Adha atau disebut lebaran qurban, biasanya diwarnai dengan menyembeli hewan kurban, sapi atau kambing.

Namun, tidak dengan masyarakat kudus. Mereka tidak menyembeli sapi dikarenakan adanya manifestasi toleransi yang diajarkan oleh Sunan Kudus pada masanya, sebagai bentuk penghormatan kepada penganut non muslim yang menghormati sapi.

Hal itu masih dipegang oleh kebanyakan masyarakat Kudus hingga sekarang, tak terkecuali dalam perayaan Idul Idha atau Hari Raya Kurban. Pada Hari Raya Kurban, kambing dan kerbau pun menjadi hewan untuk kurban, sebagaimana yang dilakukan oleh Universitas Muria Kudus (UMK).

Manajer Yayasan Pembina UMK, Zamhuri, mengatakan, pihaknya akan mencoba mentradisikan memilih kambing dan kerbau sebagai hewan kurban, untuk menjunjung kearifan lokal yang berlaku di Kota Kretek ini.

“Alhamdulillah, tahun ini UMK bisa berkurban tiga ekor kerbau dan dua ekor kambing,” kata Zamhuri, Selasa (13/9).‎

Rektor UMK, Suparnyo, mengemukakan bahwa kerbau menjadi pilihan untuk berkurban, selain untuk menjunjung kearifan lokal (tradisional) Kota Kudus, karena ada pesan tersirat dari sana.

“Islam tidak mengharamkan menyembelih sapi, sehingga tidak mungkin Sunan Kudus melarang menyembelih sapi. Hanya saja, karena dulu banyak non muslim yang menganggap suci sapi, maka Sunan Kudus mengimbau masyarakat, khususnya yang sudah memeluk Islam, tidak menyembelihnya untuk menjaga perasaan masyarakat yang menganggap sapi sebagai hewan suci,” demikian Suparnyo.

(ra/pojoksatu)

loading...
Click to comment
To Top