Anggota Banggar dari Demokrat dan Gerindra Disebut dalam Sidang Suap – FAJAR.co.id

FAJAR.co.id

1230x100
Hukum

Anggota Banggar dari Demokrat dan Gerindra Disebut dalam Sidang Suap

mulyadi-diperiksa-kpk-untuk-tersangka-kakak-saipul-jamil-FUN

FAJAR.CO.ID JAKARTA – Dua nama anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR Rinto Subekti asal Fraksi Demokrat dan Wihadi Wiyanto dari Fraksi Gerindra terseret dalam perkara suap anggaran pembangunan ruas jalan Sumatera Barat.

Dua nama anggota politikus itu tercantum dalam surat dakwaan pengusaha Yogan Askan, terdakwa penyuap anggota Komisi III DPR I Putu Sudiartana.

Jaksa KPK Ahmad Burhanuddin menjelaskan, Yogan memberi Putu Rp 500 juta agar membantu pengurusan penambahan Dana Alokasi Khusus (DAK), kegiatan sarana dan prasarana penunjang tahun 2016 untuk Provinsi Sumbar. Dana itu bersumber dari APBN Perubahan 2016.

Yogan, Putu dan stafnya Novianti serta seorang lain bernama Ippin Mamoto menggelar pertemuan di Cafe Bistro Garcon, Plaza Senayan, Jakarta, pada 23 Juni 2016.

Dalam pertemuan itu, Yogan meminta agar dana yang dialokasikan sejumlah Rp 50 miliar. Kemudian, Putu menyanggupi permintaan Yogan dan meminta imbalan Rp 1 miliar.

Mendengar permintaan itu, Yogan juga meminta agar anggaran dinaikkan pada kisaran Rp 100 miliar hingga Rp 150 miliar.

Menurut jaksa, Yogan menyatakan sudah menyediakan Rp 500 juta. Putu menyetujui menerima uang itu.

“Uang itu diberikan dalam pecahan dollar Singapura,” ujar Ahmad membacakan surat dakwaan Yogan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (14/9).

Jaksa juga menuturkan, pada pertemuan itu Putu menuliskan angka 100 pada selembar tisu. Putu lalu meminta Novianti mengantarkan tisu itu kepada Rinto.

Menurut jaksa, penulisan angka 100 itu untuk menanyakan apakah alokasi anggaran untuk Sumbar bisa disetujui Rp 100 miliar.

“Maksudnya menanyakan apakah alokasi anggaran sebesar Rp 100 miliar dapat disetujui, dan Rinto menjawab dengan mengatakan sudah telat,” kata Jaksa Ahmad.

Pada Juni 2016, Putu kembali menghubungi Noviyanti menyampaikan alokasi DAK untuk Sumbar menggunakan kuota Wihadi Wiyanto, anggota Banggar DPR.

Putu menghubungi Yogan dan menyampaikan alokasi DAK sudah disetujui. Putu meminta Yogan segera mengirim uang imbalan Rp 1 miliar melalui Noviyanti. (jpnn/Fajar)

loading...
Click to comment
banner advertise
To Top